Pemprov DKI Usulkan 106.113 Pelaku UMKM Terima Banpres Rp 2,4 Juta

Irene

Pemprov DKI Usulkan 106.113 Pelaku UMKM Terima Banpres Rp 2,4 Juta

Pemprov DKI Jakarta mengusulkan sebanyak 106.113 pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) di Jakarta untuk mendapatkan Bantuan Presiden (Banpres) produktif. Besaran nilainya Rp2,4 juta.

Kepala Bidang UKM Dinas PPKUKM, Elisabeth Ratu, menyatakan data pelaku usaha mikro tersebut langsung dikirimkan ke Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM).

“Jumlah yang sudah diusulkan sebanyak 106.113 pelaku usaha dengan rincian pada tahap pertama sebanyak 41.776 orang dan tahap kedua sebanyak 64.337 orang. Untuk tahap ketiga nanti kita usulkan lagi dan pendaftarannya sedang dibuka hingga 12 September 2020,” kata Ratu saat dihubungi, Senin (7/9).

Dia menjelaskan, tidak semua pelaku usaha yang mendaftar, diterima untuk mendapatkan bantuan. Bila diterima oleh Kemenkop UKM berdasarkan syarat yang ada, pelaku usaha akan mendapatkan informasi melalui SMS dari bank penyalur.

“Nanti dinas juga akan diberikan daftar siapa saja yang memenuhi syarat dan menerima bantuan,” ucapnya.

Berikut persyaratan umum yang harus terpenuhi:

1.Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
2.Memiliki kegiatan usaha mikro yang aktif dan produktif
3.Usaha mikro nasabah perbankan dengan saldo tabungan calon penerima bantuan kurang Rp2 juta
4.Memiliki usaha yang beralamat di DKI Jakarta
5. Bagi yang memiliki usaha di luar Wilayah DKI Jakarta silakan menghubungi Dinas PPKUKM (Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil & Menengah) di daerah masing-masing

Tata cara mendaftar di DKI:

– Klik link pendaftaran dari Dinas PPKUKM DKI: bit.ly/Datacalonpenerimabansos.
– Kemudian isikan data di kolom yang tersedia
– Lalu, klik tombol “Kirim”.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan realisasi Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp 2,4 juta untuk 12 juta pelaku usaha mikro baru 40 persen. Ditargetkan pertengahan September bisa terserap 100 persen.

“Kita baru saja menyalurkan untuk 12 juta usaha mikro yang unbankable masing-masing Rp 2,4 juta, dari total Rp22 triliun. Kita sudah capai 40 persen, saya kira pertengahan September sudah 100 persen,” kata Teten dalam acara Inspirato Sharing Session 'Memulai Usaha di Era Krisis’, Rabu (2/9).

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com [lia]

Next Post

295 Rohingya Kembali Terdampar di Lhokseumawe Aceh

295 pengungsi etnis Rohingya kembali mendarat di pesisir pantai Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Minggu (6/9) sekitar pukul 23.30 WIB. Mereka saat ini tertahan di kawasan pantai untuk dilakukan pendataan. Seluruh pengungsi tersebut sudah dalam pengawasan petugas gabungan. Pengungsi Rohingya berjumlah 295 orang itu terdiri dari 181 wanita, […]