Pemkot Bengkulu Hapus Lingkungan Kumuh Melalui Program KOTAKU

Irene

Pemkot Bengkulu Hapus Lingkungan Kumuh Melalui Program KOTAKU

Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) adalah satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia dan mendukung 'Gerakan 100-0-100'. Yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

Arah kebijakan pembangunan Dirjen Cipta Karya adalah membangun sistem, memfasilitasi pemerintah daerah, dan memfasilitasi komunitas (berbasis komunitas). Program Kotaku ini menangani kumuh dengan membangun platform kolaborasi melalui peningkatan peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat.

Program Kotaku dilaksanakan di 34 provinsi, yang tersebar di 269 kabupaten/kota, pada 11.067 desa/kelurahan. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kumuh yang ditetapkan oleh kepala daerah masing-masing kabupaten/kota, permukiman kumuh yang berada di lokasi sasaran Program Kotaku adalah seluas 23.656 Hektare.

Di Kota Bengkulu sendiri sebagai bentuk kepedulian Pemkot terhadap lingkungan pemukiman warga, Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan melaunching penyerahan Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) NUSP-SANIMAS Tahun 2019. Kegiatan ini dilaksanakan di RT 06 RW 04 Kelurahan Pematang Gubernur, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.

Pada kesempatan itu, Helmi mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dengan stakeholder. Diantaranya terdiri dari perbankan, LPM, BKM, NUSP dan KOTAKU. “Poinnya kegiatan ini untuk membebaskan dari kekumuhan. Kriterianya adalah bersih lingkungan, bersih orangnya, bersih sanitasi dan begitupun fasilitas umumnya,” kata Helmi, Rabu (07/08/2019) lalu.

Dia melanjutkan, sebanyak 24 kelurahan Kota Bengkulu yang masuk dalam kawasan kumuh akan selesai ditata pada 2019. Penataan ini dilakukan Kementerian PUPR dalam program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bengkulu.

“Fokus dari program ini adalah untuk menjadikan Kota Bengkulu kota yang bebas dari kekumuhan,” lanjut Helmi Hasan saat melaunching penyerahan Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) program KOTAKU.

Perlu diketahui, total anggaran untuk pengentasan kawasan kumuh di 24 kelurahan pada 2019 ini mencapai Rp 35,5 miliar. Anggaran kegiatan ini bersumber dari pinjaman luar negeri yang dibiayai Islamic Development Bank (IDP). Pelaksanaan program Kotaku di 24 kelurahan ini akan melakukan pengerjaan fisik pembangunan jalan lingkungan, drainase lingkungan, instalasi pengolahan air limbah (Ipal) komunal dan pembuatan sumur bor.

Selain kegiatan tersebut, kata Helmi, Pemkot Bengkulu juga menambah lampu penerangan jalan di 24 kelurahan yang dananya bersumber dari APBD Kota Bengkulu. “Ada hal yang memang tidak tertangani misalnya lampu jalan maka pemerintah kota yang mengambil alih dari APBD. Jadi program ini memang keroyokan,” tutup Helmi [hhw]

Next Post

GOME's "Home Living" Strategy Speeds Up at Its All-out Efforts

HONG KONG, Sep 1, 2020 – (ACN Newswire) – GOME Retail Holdings Limited (493.HK) today announced its unaudited interim results for the six months period ended 30 June 2020 (the “Reporting Period”). “Home Living” Strategy Speeds Up at Its All-out Efforts and Successfully Completed the First Phase of Strategical Development […]