PAN: Kenaikan Covid-19 di DKI Akibat Rendahnya Disiplin Menaati Protokol Kesehatan

Irene

PAN: Kenaikan Covid-19 di DKI Akibat Rendahnya Disiplin Menaati Protokol Kesehatan

Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno melontarkan kritik terhadap Gubernur Anies Baswesdan atas kenaikan angka kasus positif baru Covid-19 di Jakarta. Pemprov DKI dinilai gagal meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. DKI mencatatkan rekor penambahan tertinggi kasus positif Covid-19 dengan 1.114 pada Minggu (30/8) lalu.

“Kenaikan kali ini adalah bentuk dari rendahnya rasa disiplin masyarakat dalam menaati protokol kesehatan, terutama dari aspek penggunaan masker, berkumpul, menjaga jarak selama melakukan interaksi di kantor maupun saat meninggalkan rumah,” kata Eddy saat dihubungi , Selasa (1/9).

Atas hal itu, dia menyarankan Pemprov DKI untuk lebih mempersiapkan penindakan secara tegas terhadap masyarakat yang jelas-jelas tak mematuhi protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker.

“Paling gampang itu penggunaan masker. Jadi kalau ada orang yang tak pakai masker bisa langsung ditegur, bahkan kalau perlu didenda di tempat, atau diberikan sanksi yang menciptakan efek jera. Agar masyarakat sadar akan penggunaan masker dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain pinindakan tegas, Eddy juga menyarankan kepada Pemprov DKI untuk membangun kawasan-kawasan berbasis penerapan protokol kesehatan sebagai contoh teladan bagi masyarakat.

“Supaya masyarakat terus teringatkan secara berulang-ulang agar tersadarkan betapa pentingnya protokol kesehatan dalam keseharian,” katanya.

“Karena kalau lewat pendekatan personal hanya berupa imbauan tidak akan efektif, maka harus ada pendekatan berbasis komunitas guna meningkatkan daya tahan masyarakat oleh setiap tingkatan pemerintah,” katanya. [ray]

Next Post

Kejagung Tangkap Buron Kasus Korupsi Usaha Sapi Potong Kemenkop UKM

Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap buronan terpidana kasus bantuan dana bergulir koperasi untuk pengembangan usaha dan penggemukan sapi potong impor dari Menteri Koperasi dan UMKM pada 2003, atas nama Zafrul Zamzami. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono menyampaikan, Zafrul Zamzami ditangkap pada Selasa 1 September 2020 di Wisma Indah […]