Lima Bulan Pandemi di Kaltim, Mahakam Ulu Catat Kasus Pertama Covid-19

Irene

Lima Bulan Pandemi di Kaltim, Mahakam Ulu Catat Kasus Pertama Covid-19

Kabupaten Mahakam Ulu melaporkan kasus pertama pasien positif Covid-19. Kasus pertama ini terjadi setelah lima bulan pandemi Covid-19 di Kalimantan Timur.

Hari ini, Jumat (7/8), terjadi penambahan 98 kasus. Sehingga secara total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Timur ada 1.799. Penambahan 98 kasus itu sendiri, menjadi yang tertinggi selama pandemi.

“Untuk yang masih menunggu hasil pemeriksaan swab fi laboratorium ada 2.695 orang,” kata Jubir Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi Muhammad Ishak, dalam penjelasan virtual, Jumat (7/8).

Dia menerangkan, dari 98 kasus baru itu, paling tinggi dicatatkan kota Balikpapan sebanyak 81 kasus, disusul kota Samarinda 8 kasus, Kutai Kartanegara 7 kasus, Penajam Paser Utara (PPU) dan juga Mahakam Ulu masing-masing 1 kasus.

“Penambahan 81 kasus ini adalah hasil pemeriksaan 2 hari terakhir. Karena, kemarin ada keterlambatan pelaporan dari Dinkes Balikpapan. Untuk itu, kami gabung kasus hari ini,” ujarnya.

Kasus positif Covid-19 di Mahakam Ulu, menjadi kasus pertama di kabupatem termuda itu. Dengan begitu, 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, semuanya mencatat kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kasus di Mahakam Ulu ini, berkode MHU1 laki-laki 29 tahun, adalah warga Jateng domisili di Mahakam Ulu. Pasien ini terkonfirmasi tanpa gejala, hasil pemeriksaan mandiri, dengan riwayat perjalanan dari Jawa Tengah,” tambahnya.

Sementara itu, untuk kasus pasien sembuh dari Covid-19, bertambah 57 kasus dari Paser 5 kasus, Balikpapan 31 kasus, dan Samarinda 21 kasus.

“Dengan demikian, dari 1.799 kasus positif Covid-19 di Kalimantan Timur, yang sembuh berjumlah 1.137 kasus, meninggal dunia ada 46 kasus setelah penambahan 4 kasus di Balikpapan, dan yamg masih dirawat ada 616 kasus,” tutup Andi. [fik]

Next Post

Alasan Pedagang di Pekanbaru Tak Pakai Masker: Sesak Napas dan Hambat Bicara

Sejumlah warga di Kota Pekanbaru, Riau, khususnya pedagang makanan dan minuman, serta pedagang pasar, tidak disiplin menggunakan masker. Padahal prilaku yang melanggar protokol kesehatan ini justru dapat mengakibatkan bertambahnya kasus positif Covid-19. Pantauan di kawasan pasar, di Kota Pekanbaru, Jumat, seperti di Pasar Cik Puan, Pasar Pagi Arengka, Pasar Tenayan […]