Kisah Rully Saputra, Sopir Ambulans Program Jemput Sakit Pulang Sehat Pemkot Bengkulu

Irene

Kisah Rully Saputra, Sopir Ambulans Program Jemput Sakit Pulang Sehat Pemkot Bengkulu

Rully Saputra (28) warga Jalan Timur Indah 5 RT 22 RW 02 Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu ini adalah salah seorang sopir ambulans Program Pemerintah Kota Bengkulu yakni Jemput Sakit Pulang Sehat (JSPS). JSPS adalah salah satu program andalan Pemerintah kota Bengkulu. Program yang digagas oleh Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan ini sangat dirasakan oleh masyarakat Kota Bengkulu hingga ke pelosok-pelosok kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu.

Dikatakan Rully, profesi yang dia geluti saat ini sebagai sopir ambulans program JSPS adalah wujud rasa kemanusiaannya. Dia juga sangat mendukung program Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan yang tinggi akan kepedulian terhadap masyarakat sehingga dapat menghadirkan kebahagiaan di tengah-tengah masyarakat.

Rully Saputra Sopir Ambulans Program Jemput Sakit Pulang ©2020

“Mobil ambulans program JSPS ini sangat dirasakan oleh masyarakat Kota Bengkulu, mulai dari penjemputan hingga mengantarkan kembali pasien dan semua digratiskan oleh Pemerintah Kota Bengkulu dan saya semenjak menjadi sopir ambulans sangat senang bisa membantu masyarakat sesuai visi-misi Helmi-Dedy menghadirkan kebahagiaan di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Rully, Senin (23/08/2020).

Menurut Rully, ambulans program JSPS dari Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakilnya Dedy Wahyudi ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Kota Bengkulu saja. Program ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat kabupaten-kabupaten lain yang ada di Provinsi Bengkulu.

©2020

“Program ini juga dirasakan dari 10 kabupaten dan Kota yang ada di provinsi Bengkulu. Semuanya sangat berterima kasih kepada Pak Helmi,” jelasnya.

Rully mengaku, sejak Januari 2020 yang lalu memiliki tanggung jawab satu ambulans. Ambulans tersebut khusus untuk Kecamatan Sungai Serut, akan tetapi dia sudah pernah mengantarkan pasien hingga keluar Provinsi Bengkulu.

©2020

“Saya sudah mengantarkan pasien bukan hanya di 10 kabupaten plus Kota Bengkulu saja, saya juga mengantar pasien hingga ke rumah sakit di Kota Padang, Jambi dan Kota lainnya dan semuanya gratis,” pungkasnya. [hhw]

Next Post

Dendam Masuk Bui Karena Dijebak, Enam Orang Keroyok Pemuda Sampai Tewas

Polrestabes Semarang meringkus empat pelaku pembunuhan terhadap seorang pemuda yang merupakan residivis kasus tindak pidana narkotika. Peristiwa itu terjadi pada Juni 2020. Kapolrestabes Semarang Kombes Auliansyah Lubis mengatakan keempat dari enam pelaku pembunuhan terhadap Andik Kurniawan (25) yang terjadi di Jalan Bringin Raya, Ngaliyan, Kota Semarang, tersebut ditangkap di empat […]