Jumlah Pasien Positif Covid-19 Klaster Pedagang Soto di Yogyakarta Bertambah

Irene

Pemkot Yogyakarta merilis adanya tambahan 2 pasien positif virus Corona yang berasal dari klaster pedagang soto. Dengan tambahan 2 orang ini maka total pasien positif dari klaster pedagang soto ini ada 13 orang.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, jika temuan tambahan dua orang positif virus Corona dari klaster pedagang soto ini merupakan hasil dari tracing pada kontak erat pasien. Kedua orang yang dinyatakan positif ini disebut Heroe masih ada hubungan keluarga dengan pedagang soto.

“(Klaster) soto Lamongan sekarang ada tambahan 2 kasus yang positif. Jadi total ada 13 (positif). Tambahan 2 ini masih anggota keluarga,” katanya, Rabu (2/9).

Dia menuturkan kepada pelanggan maupun pembeli soto di kisaran bulan Agustus agar memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat. Heroe merinci saat ini sudah ada beberapa pembeli yang memeriksakan diri ke layanan kesehatan.

“Pembeli 8 kalau enggak 7 ada yang sudah rapid. Pembeli ada yang rapid test dan akan swab yang terindikasi,” tutur Heroe.

Sebagaimana diketahui klaster pedagang soto ini bermula dari adanya seorang pedagang soto di depan XT Square, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang dinyatakan positif. Pedagang tersebut sempat mengalami gejala laiknya pengidap virus Corona.

Usai dinyatakan positif virus Corona, tracing terhadap kontak erat pedagang soto dilakukan. Selain itu untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di klaster pedagang soto, ada satu RT di Umbulharjo yang dilockdown lokal. [fik]

Next Post

Sempat Tutup karena Ada yang Terpapar Covid-19, PN Denpasar Kembali Dibuka

Pengadilan Negeri Denpasar kembali dibuka setelah sebelumnya sempat ditutup karena 8 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Tetapi, pembukaan ini disertai dengan protokol kesehatan yang ketat untuk setiap pegawai maupun pengunjung. “Sudah (dibuka) hari ini, tadi pagi jam 8. Jadi kita sudah lockdown dua minggu. Teman-teman kantor yang terpapar Covid-19 maupun yang […]