Jokowi Berharap Partisipasi Pemilih Tetap Tinggi Meski Pilkada di Tengah Pandemi

Irene

Jokowi Berharap Partisipasi Pemilih Tetap Tinggi Meski Pilkada di Tengah Pandemi

Pemerintah sudah memutuskan Pilkada Serentak 2020 tetap berlangsung akhir tahun ini. Presiden Joko Widodo alias Jokowi berharap meskipun pelaksanaan dilangsungkan pilkada di tengah pandemi, diharapkan partisipasi masyarakat tetap tinggi.

“Kita harapkan tingkat partisipasi pemilih tetap pada kondisi yang baik,” ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas, Rabu (5/8).

Oleh karena itu, Jokowi meminta jajarannya dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus bisa meyakinkan masyarakat bahwa penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 aman dari penularan virus corona. Caranya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat akan memberikan rasa aman,” katanya.

Jokowi sangat berharap Pilkada 2020 tetap berlangsung demokratis meski di tengah pandemi corona. Untuk itu, dia menekankan aspek keselamatan petugas, peserta, dan pemilih harus menjadi prioritas.

“Penerapan protokol kesehatan harus betul-betul menjadi sebuah kebiasaan baru dalam setiap tahapan di Pilkada,” ucap Jokowi.

Seperti diketahui, Pilkada Serentak 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia meliputi, 9 Provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Pemungutan suara Pilkada 2020 mulanya akan digelar pada 23 September. Namun, hari pencoblosan diundur menjadi 9 Desember 2020 akibat Covid-19.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com [lia]

Next Post

Libanon, Negara yang Terperosok dalam Krisis Ekonomi

Jakarta, Indonesia — Libanon sedang terguncang. Sebuah ledakan dahsyat mengguncang Libanon Selasa (4/8) waktu setempat. Ledakan mengakibatkan lebih dari 50 orang. Jauh sebelum ledakan besar itu terjadi, Libanon memiliki masalah lain. Libanon dilanda krisis ekonomi terburuk dalam beberapa dasawarsa terakhir. Hal itu ditandai dengan kejatuhan mata uang yang belum pernah terjadi sebelumnya. […]