Jakarta PSBB, Tamu Hotel Hanya Boleh Aktivitas di Dalam Kamar

Irene

Jakarta PSBB, Tamu Hotel Hanya Boleh Aktivitas di Dalam Kamar

Pemprov DKI Jakarta kembali memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) setelah kasus Covid-19 meningkat. Sejumlah perkantoran diminta kembali bekerja dari rumah kecuali 11 sektor salah satunya perhotelan.

Meski hotel tetap diperbolehkan beroperasi, tetapi aktivitas tamu tetap dibatasi.

Hal tersebut tertuang dalam Pasal 10 Peraturan Gubernur Nomor 88 tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta.

“Membatasi tamu hanya dapat beraktivitas dalam kamar hotel dengan memanfaatkan layanan kamar (room service),” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Pergub tersebut yang dikutip Liputan6.com, Senin (14/9).

Pengelola diminta meniadakan aktivitas atau menutup fasilitas layanan hotel yang dapat menciptakan kerumunan orang dalam area hotel.

Kemudian, untuk tamu yang sakit atau menunjukkan suhu tubuh di atas normal, batuk, pilek, diare dan sesak napas dilarang untuk masuk hotel.

“Mengharuskan karyawan menggunakan masker, sarung tangan dan pakaian kerja sesuai pedoman keselamatan dan kesehatan kerja,” ucapnya.

Selain itu, penanggung jawab hotel wajib menyediakan layanan khusus bagi tamu yang ingin melakukan isolasi terkendali.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyatakan ada kenaikan jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 1.492 orang pada Minggu (13/9/2020).

Kata dia, dengan penambahan tersebut jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sebanyak 54.864 orang.

“Dari jumlah tersebut, total 41.014 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 74,8 persen,” kata Dwi dalam keterangan pers.

Sedangkan saat ini kata Dwi, sebanyak 12.440 orang masih mendapatkan perawatan di RS ataupun isolasi. Lalu, hingga saat ini total 1.420 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,6 persen sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 4,1 persen.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com [lia]

Next Post

Masa Karantina Berakhir, 365 Santri Sembuh dari Covid-19 dalam Sehari

Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi mengumumkan adanya tambahan 365 santri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung yang sembuh dari virus Corona (Covid-19) dalam sehari per Minggu 13 September 2020. Angka sembuh tersebut terbilang paling tinggi seiring berakhirnya masa karantina 14 hari klaster Ponpes Blokagung yang berakhir pada Sabtu 12 September. “Adanya tambahan pasien […]