Ini Alasan Wali Kota Helmi Hasan Terbitkan Imbauan Larangan Cerai di Kota Bengkulu

Irene

Ini Alasan Wali Kota Helmi Hasan Terbitkan Imbauan Larangan Cerai di Kota Bengkulu

Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan memang terkenal dengan beberapa kebijakannya yang nyentrik dan tak lazim. Salah satunya melalui Surat Edaran Nomor: 800/31/B.111/19, Helmi mengimbau pasangan suami istri di Kota Bengkulu untuk tidak bercerai. Imbauan ini juga berlaku bagi pejabat eselon II hingga eselon IV, aparatur sipil negara (ASN), maupun pegawai tidak tetap (PTT) se-Kota Bengkulu.

Melalui Surat Edaran itu, Helmi berupaya untuk mengurangi angka perceraian di Kota Bengkulu. Helmi juga meminta agar pasangan rumah tangga tetap menjaga, membina keluarga dan menghidupkan suasana agama dalam rumah tangga sehingga akan terwujud keluarga yang sakinah, mawaddah dan warrahmah (Samawa).

“Pejabat Pemkot Bengkulu baik eselon II, III dan IV maupun ASN PTT dan seluruh masyarakat Kota Bengkulu dilarang cerai, karena cerai membawa kebencian Allah SWT. Cerai itu menyusahkan anak-anak, keluarga dan bangsa serta negara. Maka dari itu Wali kota Bengkulu melarang cerai,” kata Helmi pada November tahun 2019 lalu.

Jika telah dilakukan upaya mediasi oleh pemerintah kota Bengkulu dan ternyata masih ingin bercerai, maka perceraian itu dibolehkan. Asal, membawa kebaikan untuk semua pihak. “Perceraian dibolehkan ketika laki-lakinya senyum, perempuannya tersenyum, anak-anaknya tersenyum, keluarganya tersenyum. Artinya perceraian itu membawa pada kebaikan,” kata Helmi.

Sementara itu, menurut pejabat eselon II Pemkot Bengkulu, Selupati pihaknya sangat mendukung Surat Edaran Wali Kota Bengkulu terkait imbauan larangan bercerai. Sebab, dengan Surat Edaran tersebut dapat meminimalisir perceraian di Kota Bengkulu. “Dengan adanya SE tersebut mempertegas aturan yang ada, kita menanggapi positif, kasihan jika ada ASN yang cerai, gimana nanti nasib anak-anak mereka,” kata Selupati.

Selupati juga membeberkan angka perceraian secara nasional dimana angka perceraian di Kota Bengkulu cukup tinggi. “Maka sebagai kepala daerah, Pak Wali Kota Bengkulu sangat tanggap, jika ada yang mau bercerai Pemkot siap memediasi, bahkan Pak Wali Kota sendiri siap memediasinya,” tutupnya. [hhw]

Next Post

Kompetisi Sepakbola Segera Bergulir, Menpora Ingatkan Protokol Kesehatan

Menpora RI Zainudin Amali berharap kepada PSSI dan PT LIB tetap junjung tinggi protokol kesehatan Covid-19 jika akan menjalankan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 secara terbuka. Ia berharap PSSI menjadi contoh cabor lain yang akan mulai kompetisi khususnya cabang olahraga yang profesional. “Saya harap PSSI menjadi contoh untuk cabor […]