Hasilkan Pundi-Pundi Uang dari Konten Digital, Gimana Cara Memulainya?

Irene

Hasilkan Pundi-Pundi Uang dari Konten Digital, Gimana Cara Memulainya?

Ranah digital menjadi bidang yang menggiurkan dan menarik untuk didalami. Perkembangannya begitu pesat berkat kehadiran beragam variasi dari media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, TikTok, hingga Youtube. Digitalisasi makin berkembang pesat di era pandemi, tak heran jika hal-hal berbau virtual jadi begitu digemari. Jika dibarengi dengan kreativitas, momen seperti sekarang ini bisa dimanfaatkan untuk meraup pundi-pundi uang dengan memproduksi konten digital. Bagaimana cara memulainya?

Tentukan Spesialisasimu

(c) Shutterstock

Langkah pertama tentu saja adalah dengan menemukan bidang konten apa yang akan ditekuni. Ini bisa didasarkan pada hobi atau hal-hal yang disukai. Misalnya, kamu termasuk orang yang menggemari dunia kuliner, tak ada salahnya untuk membuat konten video tentang review makanan. Atau misalnya kamu gemar menggambar dan membuat desain, tuangkan saja kreativitasmu dan jangan berhenti. Terus berlatih biar hasilnya makin menawan.

Kemas dengan Baik dan Menarik

(c) Shutterstock

Kalau sudah menemukan spesialisasi, saatnya mengemas kreasimu itu dengan menarik. Tak bisa dipungkiri jika kemasan menjadi aspek pertama yang akan menentukan apakah kontenmu dapat menarik banyak orang atau tidak. Misalnya kamu telah memutuskan untuk menjadi seorang content creator di bidang masak memasak, langkah selanjutnya adalah bikin plan hendak mengolah hidangan apa saja untuk dijadikan konten. Setelah itu temukan tim produksi dan kemas video semenarik mungkin.

Promosikan Secara Tepat

(c) Shutterstock

Langkah selanjutnya adalah promosi. Pilih media yang tepat untuk memberitahukan jika kamu memiliki konten digital menarik dan patut ditonton oleh banyak orang. Ada banyak pilihan yang bisa diambil, seperti Instagram Ads, Youtube Ads, dan lain sebagainya. Sasar calon customer yang tepat dan tunggu pundi-pundi rupiah datang kepadamu.

Sebenarnya apapun bidang yang dipilih untuk ditekuni, kuncinya adalah memiliki perangkat yang tepat. Makin praktis karena bikin konten sekarang lebih mudah berkat kehadiran Samsung Galaxy Note20 Ultra. Generasi terbaru Galaxy Note ini dapat membantu beragam aktivitas, tak terkecuali ketika kamu hendak membuat konten.

Beragam fitur yang dimiliki oleh smartphone ini sangat mumpuni buat editing video atau gambar. Tak perlu repot-repot bawa laptop atau kamera besar ke mana-mana, Note20 Ultra sanggup mengakomodir segala kebutuhan. Tertarik mengetahui beragam fiturnya?

(c) Samsung

Samsung Galaxy Note20 Ultra dibekali dengan total empat kamera, yakni 12MP Ultra Wide Camera, 108MP Wide-angle Camera, 64MP Telephoto Camera, dan 10 MP Front Camera. Video editing ala profesional berkat Pro Video Mode dengan kualitas video 8K dan 120 fps. Tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan, mana kamera yang cocok untuk konsep kontenmu.

Dari segi prosesor juga dijamin sangat mumpuni berkat kehadiran chipset Exynos 990 dengan dua opsi RAM dan media penyimpanan (8 GB/256 GB)/(8 GB/512 GB), berikut baterai kapasitas 4.500 mAh. Kualitas layar untuk menghasilkan visual brilian berkat dibekalinya Note20 dengan Dynamic AMOLED dengan refresh rate 120 Hz.

(c) Samsung

Masih ada banyak sekali fitur canggih lain dari Samsung Galaxy Note20 Ultra yang dapat membantumu untuk meraup pundi-pundi rupiah lewat dengan konten digital. Buktikan sendiri dengan memilikinya sekarang juga karena masa pre order sudah dibuka hingga 19 Agustus 2020 mendatang. Promo menarik, untuk setiap pembelian Galaxy Note20 Ultra mendapatkan e-voucher Galaxy Buds live senilai Rp 2,599,000. Pemesanannya sendiri bisa dilakukan di berbagai e-commerce terkemuka seperti Lazada, JD, Blibli, Shopee, Tokopedia, Eraspace, Bukalapak, Akulaku, Bhinneka.com, Dinomarket, Globalteleshop, dan juga www.galaxylaunchpack.com. [wri]

Next Post

Pria yang Tewas di Poso Ternyata Purnawirawan TNI, Motor Diduga Dirampas Kelompok MIT

Jenazah pria yang ditemukan di Desa Maholo, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah ternyata seorang purnawirawan TNI. Korban ditemukan meninggal dunia dengan luka di tubuh pada Jumat (14/8). Kelompok Majelis Indonesia Timur (MIT) diduga kuat sebagai pelakunya. Kejadian itu dikonfirmasi langsung oleh Danrem 132 Tadulako, Brigadir Jenderal TNI Farid […]