Harapan Menag di Tahun Baru Islam: Indonesia Hijrah dari Keterpurukan Covid-19

Irene

Harapan Menag di Tahun Baru Islam: Indonesia Hijrah dari Keterpurukan Covid-19

Menteri Agama Fachrul Razi mengajak umat Islam untuk meneguhkan persatuan dan mewujudkan kehidupan bangsa yang baik jelang tahun baru Hijriyah 1442 H yang jatuh pada Kamis (20/8). Fachrul mengatakan momen kali ini bersejarah karena mengingatkan umat pada perjalanan hijrah Rasulullah dari Makkah ke Madinah.

“Manfaatkan kehadirannya untuk terus berusaha hijrah menjadi manusia, bangsa dan umat yang lebih baik. Mari hijrah dari berbagai keterpurukan akibat dampak wabah covid-19, ke perbaikan yang telah dirancang untuk dilaksanakan bersama-sama. Semoga cita-cita Indonesia Maju segera terwujud,” kata Fachrul di Jakarta, Rabu (19/8).

Dia mengatakan dalam kehidupan nyata, hijrah bermakna perpindahan dari kemungkaran kepada ketakwaan. Kemudian dari keterbelakangan kepada kemajuan, serta yang mudarat kepada yang manfaat.

“Juga dari peradaban jahiliyah ke peradaban yang bermartabat,” sambungnya.

Fachrul menjelaskan ada beberapa makna penting yang bisa digali dari peringatan tahun baru hijriyah. Pertama, hijrah mengingatkan umat pada sikap istiqamah atau teguh pendirian Nabi Muhammad saw yang tetap berjuang menyebarkan Islam meski menghadapi berbagai rintangan, hambatan dan ancaman.

Kedua, cermin kecerdasan pemikiran Nabi dalam perjuangan dakwahnya, menyebarkan agama Islam. Ketiga, berpindah dari keadaan yang tidak atau kurang baik, ke keadaan yang lebih baik. Sementara itu, Fachrul juga mengingatkan agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan, sebab pandemi kali ini belum berakhir.

“Di tengah pandemi, tetap terapkan protokol kesehatan. Sambut tahun baru dengan kesederhaan dan penuh rasa syukur. Tetap aga jarak, gunakan masker, dan rajin cuci tangan,” tutupnya. [ded]

Next Post

Bus Mayasari Bhakti Tersangkut Pembatas Tol di Kampung Rambutan

Satu unit bus Mayasari Bhakti tersangkut di pembatas tol dengan jalan arteri Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Kejadian itu diduga akibat pengemudi kehilangan kendali. “Kendaraan datang dari arteri mengarah ke timur. Tiba di tempat kejadian perkara, kendaraan menghindari roda dua yang ingin menyalip di depannya hingga sopir kehilangan kendali,” kata Kepala […]