Gus Mus: Jangan Lepas Tangan Perangi Covid-19, Nanti Sia-sia Pengorbanan Dokter

Irene

Gus Mus: Jangan Lepas Tangan Perangi Covid-19, Nanti Sia-sia Pengorbanan Dokter

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus menyampaikan rasa dukanya terhadap gugurnya ratusan dokter dan tenaga medis dalam memerangi pandemi Covid-19.

“Innalilahi wa inna ilaihi rajiun, semoga Allah Tuhan Yang Maha Esa menerima arwah mereka dan menempatkan di tempat yang layak,” doa Gus Mus dalam kegiatan Doa Bersama dan Hening Cipta Untuk Keselamatan Dokter Indonesia, lewar siaran daring, Rabu (2/9).

Gus Mus memandang, pandemi melanda saat ini lebih mengingatkan bahwa melawan Covid-19 adalah persoalan kemanusiaan, persoalan bersama, bukan hanya para dokter dan tenaga kesehatan.

“Virus ini menimpa kita semua. Kita tak boleh melepas tangan tak ikut bersama memerangi virus Covid-19 ini, nanti akan sia-sia pengorbanan mereka yang betul ingin melawan corona,” tegas Gus Mus.

Gus Mus meyakini, Tuhan telah mengajarkan sesuatu lewat pandemi, Tuhan juga mengingatkan bahwa manusia adalah satu sebagai mahluk paling dimuliakan.

“Mungkin selama ini kita terlalu dekat dengan dunia dan sekarang Tuhan memberi musuh bersama yang harus kita tanggulangi bersama tak boleh egois dan mementingkanya diri sendiri,” harap Gus Mus.

“Jadi mari kita tepati protokol kesehatan memakai masker menjaga jarak dan kebersihan mencuci tangan,” Gus Mus menandasi.

Reporter: M Radityo [ray]

Next Post

Cegah Dokter Gugur, Menko PMK Imbau SOP Penanganan Pasien Covid-19 Lebih Dipatuhi

“Saya tahu sumpah dokter memang menghendaki, menuntut adanya pemberian pengorbanan sebaik mungkin dalam memberikan pelayanan. Tetapi tentu saja kita harus juga menyadari pengorbanan apapun tidak akan ada artinya kalau itu juga harus mengorbankan keselamatan,”