Gibran Bakal Jadikan Solo Kota Budaya Modern

Irene

Gibran Bakal Jadikan Solo Kota Budaya Modern

Bakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka berjanji akan menjadikan Solo kota budaya yang modern, gesit, kreatif dan sejahtera. Janji tersebut disampaikan saat blusukan di RW 15 Kampung Gendingan, Senin (14/9).

“Solo itu kota budaya, ya kota budaya yang modern. Tidak mungkin bisa lepas dari itu. Saya dari kecil diajari karawitan, menari, gamelan, karena itu kekayaan kita. Kita tidak punya sumber daya alam seperti Wonogiri. Yang dijaga ya ungah-ungguh,” kata Gibran.

Menurut putra sulung Presiden Joko Widodo itu, kalau budaya yang dinomorsatukan, seharusnya yang dijual adalah pariwisata budayanya. Pernyataan Gibran tersebut sekaligus menjawab pertanyaan warga Gendingan, Suparno (70), saat berdialog.

“Mohon dijelaskan masalah budaya. Apakah budaya kita nanti akan mengadopsi dari luar atau dikembangkan jadi ciri khas masyarakat yang berbudi luhur?” tanya Suparno.

Gibran menambahkan, program utamanya dalam waktu dekat adalah percepatan pemulihan ekonomi pasca Covid-19. Menurut suami Selvi Ananda, selama blusukan, banyak warga yang mengeluhkan usahanya yang mandek karena Covid-19.

“Pandemi berdampak kepada semua orang. Termasuk saya, usaha gedung mantenan, dan lain-lain. Saya juga sudah rugi puluhan miliar,” terangnya.

Sementara itu, bakal calon Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa menambahkan, saat ini anggaran pemerintahan dihabiskan untuk penanganan Covid-19. Untuk itu ia mengajak masyarakat prihatin semua.

“InsyaAllah di Solo ini enggak separah di Jakarta karena PSBB, itu dampaknya sangat besar sekali. Kuncinya taati protokol kesehatan sambil nunggu vaksin diproduksi,” pungkasnya. [fik]

Next Post

Jakarta Mulai PSBB, Gedung KPK Hanya Diisi 25 Persen Pegawai

Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai diberlakukan di Jakarta hari ini. Keputusan ini diambil setelah kasus Covid-19 kembali meningkat di Jakarta. Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan kebijakan menyesuaikan aturan PSBB yang dibuat Pemprov DKI Jakarta. Mulai hari ini, hanya 25 persen pegawai yang bekerja dari kantor. “Mulai hari […]