Fenomena Balap Lari Liar di Tangerang, Polisi akan Menindak Tiap Kerumunan

Irene

Fenomena Balap Lari Liar di Tangerang, Polisi akan Menindak Tiap Kerumunan

Media sosial diramaikan dengan fenomena balap lari liar yang digelar sekumpulan pemuda di Tangerang Selatan (Tangsel). Belum diketahui pasti motif dari diselenggarakannya balapan lari pada tengah malam itu.

Dalam video yang beredar, terlihat dua orang remaja tanpa alas kaki bersiap melakukan adu kecepatan dalam berlari. Video itu juga memperlihatkan adanya kerumunan kelompok remaja yang menonton balapan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan menegaskan akan menindak para remaja yang berkumpul tersebut dengan pelanggaran dalam aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Yang kami akan tindak adalah membuat kerumunan,” kata Iman, Jumat (11/9).

Lanjut Iman, tindakan yang akan diberikan kepolisian terhadap fenomena balap lari tentunya akan mengikuti Peraturan Wali Kota (Perwal) yang ada.

“(Sesuai) Perwal,” jelas dia.

Diketahui, pada Perwal Perubahan Keempat atas Peraturan Wali Kota Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam rangka penanganan Corona Virus Disease 2019.

Disebutkan dalam pasal pada Perwal perubahan tersebut, ketentuan Pasal 28 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 28 (1) Setiap orang atau badan yang melanggar ketentuan Pasal 8, Pasal 9 ayat (2) dan ayat (3), Pasal 10, Pasal 11, Pasal 12, Pasal 13 ayat (1) dan ayat (2), Pasal 14 ayat (3), Pasal 15 ayat (3), Pasal 17 ayat (2) sampai dengan ayat (5), Pasal 18, Pasal 18A ayat (1) sampai dengan ayat (4), Pasal 20 ayat (1) dan ayat (2), Pasal 26A ayat (1) dan 26B dapat dikenakan sanksi administratif berupa, teguran lisan, peringatan tertulis, pengamanan barang dan/atau alat yang berpotensi menimbulkan pelanggaran, pembubaran, pemberhentian sementara kegiatan, pembekuan izin, pencabutan izin, tindakan lain yang bertujuan untuk menghentikan pelanggaran; dan/atau denda administratif.

Denda administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf i dapat dikenakan kepada setiap orang yang tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah dan/atau melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (3) huruf i, Pasal 10 ayat (4) huruf e, Pasal 10 ayat (5) huruf e, Pasal 18 ayat (5) huruf c, Pasal 18 ayat (6) huruf b angka 2, Pasal 18 ayat (6) huruf c angka 2, dan Pasal 18 ayat (7) huruf d dapat dikenakan denda administratif sebesar Rp50.000. [cob]

Next Post

Daftar 8 Proyek Tol Baru yang Sedang Disiapkan Menteri Basuki

Jakarta, Indonesia — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyiapkan pembangunan delapan proyek tol baru. Total panjang tol tersebut mencapai Rp374 kilometer. Sementara itu, nilai investasi tol tersebut mencapai Rp100 triliun. Tol pertama, Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo yang total panjangnya mencapai 96,57 km. “Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo merupakan Proyek Strategi Nasional […]