CEK FAKTA: Tidak Benar Video Kembang Api Olimpiade di Jepang Dibatalkan Karena Corona

Irene

CEK FAKTA: Tidak Benar Video Kembang Api Olimpiade di Jepang Dibatalkan Karena Corona

Beredar video pesta kembang api yang disebut-sebut berada di Jepang. Video tersebut beredar di media sosial Facebook hingga WhatsApp. Video berdurasi 2 menit 57 detik itu memperlihatkan warna-warni kembang api dengan latar belakang Gunung Fuji.

Facebook

OLYMPIC 2020 di TOKYO – JEPANG dibatalkan, karena Pandemic Covid – 19. Kembang api yang sudah disiapkan, tidak bisa disimpan hingga tahun 2021 (Safety Reason )
Jadi kemarin malam, dinyalakan dibawah Mount Fuji.”

Penelusuran

Menurut penelusuran , video tersebut bukan karena pembatalan Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang. Dalam artikel Liputan6 berjudul “Cek Fakta: Tidak Benar Video Pesta Kembang Api Olimpiade 2020 di Gunung Fuji” pada 14 Agustus 2020, dijelaskan bahwa video tersebut sudah beredar sejak tahun 2015.

Tim Cek Fakta Liputan6.com mencoba memasukan tangkapan layar dari video tersebut ke mesin pencari, Yandex. Hasilnya diketahui kalau video itu pertama kali tersebar di internet sejak tahun 2015.

Tim juga menemukan artikel berjudul: 'THE VIRAL OLYMPICS 2020 FIREWORKS VIDEO ISN’T WHAT YOU THINK IT IS'. Artikel itu dimuat di TripZilla pada Jumat, 14 Agustus 2020.

Artikel tersebut membahas kalau video tersebut pertama kali diunggah di YouTube oleh hiramu55bocaboca pada tanggal 1 Desember 2015. Video tersebut sudah dilihat lebih dari tiga juta kali dari berbagai platform.

Video kembang api itu menggunakan program simulasi komputer untuk memperingati pendaftaran Warisan Budaya Dunia Gunung Fuji pada tahun 2013.

Karena menggunakan program simulasi komputer, Anda bisa melihat kembang api tapi tidak mengeluarkan asap di langit, tidak ada hewan yang terluka.

Tim Cek Fakta Liputan6.com juga mengecek situs resmi Olimpiade Tokyo. Di situs tersebut tidak ada artikel yang menjelaskan kalau mereka sudah menyalakan kembang api untuk upacara pembukaan Olimpiade Tokyo.

Kesimpulan

Video kembang api untuk Olimpiade di Tokyo yang disebut-sebut dibatalkan karena pandemi Covid-19 adalah tidak benar. Video tersebut telah diunggah sejak 2015.

Video kembang api itu menggunakan program simulasi komputer untuk memperingati pendaftaran Warisan Budaya Dunia Gunung Fuji pada tahun 2013.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Next Post

Bukukan Pendapatan USD 53,58 Miliar, Pertamina Bersurat ke Fortune Global

PT Pertamina (Persero) melayangkan surat resmi kepada pengelola Fortune Global terkait pemeringkatan Fortune 500 tahun 2020 yang tidak mencantumkan nama Pertamina. Fortune Global 500 merupakan ajang tahunan oleh majalah Fortune yang memberikan peringkat kepada 500 perusahaan berdasarkan total pendapatan yang tertuang dalam laporan keuangan perusahaan pada tahun fiskal sebelumnya. Berdasarkan […]