BERANI BERUBAH: Bisnis Angkringan dari Tangan Sang Fotografer

Irene

BERANI BERUBAH: Bisnis Angkringan dari Tangan Sang Fotografer

Beberapa bulan terakhir, bisnis yang dilakoni Dwi Apriyanto berhenti. Sejak Pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Segala aktivitas dibatasi. Otomatis memengaruhi pendapatan Dwi Apriyanto.

Profesinya sebagai fotografer wedding sepi panggilan. Tak ingin putus harapan, Dwi mencoba mencari pekerjaan. Namun tawaran pekerjaan nyaris tak ada.

Dia mencari cara untuk bertahan hidup. Memberanikan diri berubah. Dia memilih berjualan angkringan. Ide ini didapat dari sang ayah yang juga berjualan makanan angkringan di Boyolali, Jawa Tengah. Niat Dwi berjualan angkringan didukung sang istri yang juga jago memasak. Semua dijalani dan berbuah hasil.

Dwi menjajakan dagangannya mulai dari pukul 17.30. Tak hanya membuka warung di depan rumah, Dwi juga berkeliling menawarkan dagangannya, bekerja sama dengan angkringan lainnya.

“Ada beberapa angkringan yang kerja sama dengan saya, dan dia men-support, alhamdullilah support sekali karena di situ enggak ada nasi bakar, makanya saya kasih nasi bakar dia senang.” kata Dwi dalam program Berani Berubah, kolaborasi antara SCTV, Indosiar, Liputan6.com dan .

Dwi menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung yang datang ke warung angkringannya, seperti memakai masker.

“Mau santai duduk ngopi, pakai masker. Protokol kesehatan tetap kita jaga.” kata Dwi.

Dwi bersyukur. Usaha angkringannya terbukti membuatnya mampu bertahan di tengah kesulitan ekonomi saat ini. Dia tak perlu menggadaikan harta bendanya. Dwi semakin bersemangat menjajakan dagangannya.

Tak dipungkiri, Dwi merindukan masa-masa menjadi fotografer. Seiring pelonggaran aktivitas, Dwi menerima satu atau dua job sebagai fotografer di acara pernikahan. Ini merupakan job perdana selama pandemi Covid-19. Dwi tetap bersyukur. Masih ada pemasukan tambahan di tengah pandemi ini.

Dwi berpesan, di masa pandemi ini, jangan hanya diam. Terus semangat dan tetap memutar otak demi mendapat pemasukan dan pekerjaan yang baru. Jangan terpaku pada satu pekerjaan yang belum ada kepastian.

Dia mendapat banyak hikmah di tengah kondisi saat ini. Dia semakin yakin dengan kemampuannya sendiri. Berani mengubah arah haluan dengan segala risikonya. Berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarganya. [noe]

Next Post

Menteri Teten: UMKM Digital Produktif Kunci Pemulihan Ekonomi

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendorong pelaku UMKM dapat mengoptimalkan teknologi digital agar dapat menjalankan usahanya dari rumah dan terhubung ke ekosistem digital serta melakukan adaptasi dan inovasi produk. “Pasalnya, UMKM digital produktif merupakan kunci pemulihan ekonomi,” tandas Teten, pada acara diskusi daring Karya Kreatif Bangsa (KKI) dan Kick-Off […]