Bandara Internasional Yogyakarta Diklaim Tahan Gempa 8,8 Magnitudo

Irene

Bandara Internasional Yogyakarta Diklaim Tahan Gempa 8,8 Magnitudo

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengapresiasi PT PP (Persero) Tbk atas keberhasilannya menyelesaikan pembangunan proyek Yogyakarta International Airport tercepat di Indonesia. Sehingga bandara yang terletak di Kulon Progo ini telah beroperasi penuh pada akhir Maret 2020.

Direktur Utama PT PP Novel Arsyad mengatakan, Yogyakarta International Airport didesain dengan konsep kearifan lokal yang melibatkan 46 seniman asal Daerah Istimewa Yogyakarta. Bandara dengan nilai kontrak Rp 6,98 triliun ini juga terdapat bangunan Crisis Centre dan Lantai Keberangkatan Terminal Penumpang yang digunakan sebagai tempat khusus penanganan dan evakuasi bencana tsunami.

“Desain arsitektur Yogyakarta International Airport didesain dengan konsep kearifan lokal yang melibatkan 46 seniman lokal Daerah Istimewa Yogyakarta untuk pekerjaan Art Work. Dari sisi konstruksi perencanaan desain struktur dimana mampu menahan gempa dengan kekuatan 8,8 magnitudo dan menerapkan parameter gempa yang baru sebagai antisipasi tsunami dan likuifaksi,” ujar Novel di Yogyakarta, Sabtu (15/8).

Lanjutnya, Perseroan menerapkan aplikasi Building Information Modelling (BIM) selama masa konstruksi. Dari sisi pembangunan airside, pelaksanaan pembangunan tersebut dapat diselesaikan dengan cepat dalam waktu 8 bulan.

Selain itu, runway bandara tersebut dapat menampung pesawat terberat, yaitu Boeing 777 dengan kapasitas penuh dan pesawat terbesar, yaitu Airbus 380. Kapasitas ultimate runway dapat mencapai lebih besar dari 40 (empat puluh) pergerakan pesawat per jam.

Sedangkan dari sisi landside, kapasitas terminal di Yogyakarta International Airport mampu melayani 20 juta penumpang per tahun. Juga Yogyakarta International Airport merupakan satu-satunya bandara di Indonesia yang memiliki Lantai Basement sebagai akses service karyawan dan tenant.

“Proyek bandara ini dikerjakan dengan hasil atau kualitas terbaik yang bermanfaat bagi para Pemangku Kepentingan. Pembangunan bandara baru ini dikerjakan dengan lingkup pekerjaan mencakup, antara lain aksesibilitas, landside dan airside,” ujarnya.

Novel menambahkan, Pembangunan Yogyakarta International Airport didesain dengan ramah lingkungan atau green building. Di mana Airfield Flight Lighting (AFL) telah menggunakan tipe lampu LED. Sedangkan bandara lain masih menggunakan tipe lampu halogen, sehingga penggunan lampu jenis LED ini lebih menghemat daya. [did]

Next Post

Polisi Amankan Dua Pelaku Pencurian Bermodus Ganjal ATM di Tambora

Polisi mengamankan dua pria karena mencuri uang dengan modus ganjal mesin ATM. Keduanya ditangkap ketika tengah beraksi di sebuah ATM dalam minimarket Jalan KH Mansyur, Tambora, Jakarta Barat pada 7 Agustus lalu. Kapolsek Tambora, Kompol Iver soon Manosoh mengatakan penangkapan tersebut dilakukan personelnya di bawah pimpinan kanit Reskrim AKP Suparmin […]