Asik Main Bola, Tujuh Wisatawan Terserat Ombak di Pantai Gua Cemara

Irene

Asik Main Bola, Tujuh Wisatawan Terserat Ombak di Pantai Gua Cemara

Kepala Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ajun Komisaris Besar Polisi Wachyu Tri Budi Sulistiyono mengatakan, tujuh korban terseret arus gelombang Pantai Gua Cemara. Korban merupakan rombongan wisatawan dari dua keluarga.

“(Rombongan) dua keluarga, sengaja piknik ke sini (Pantai Gua Cemara), jadi jumlah total tujuh orang ini dari dua keluarga, yang masih dicari lima orang,” katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (7/8).

Diberitakan, tujuh wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Pantai Gua Cemara Bantul pada Kamis (6/8) sekitar pukul 09.30 WIB dilaporkan terseret gelombang pantai, dua orang diantaranya telah ditemukan dan meninggal di puskesmas, sementara lima orang belum ditemukan.

Wachyu mengungkapkan, dua keluarga itu sebelumnya berkunjung ke Pantai Gua Cemara bersama rombongan lain dengan total sebanyak 18 orang. Tetapi yang bermain bola di sekitar pantai ada tujuh orang terdiri empat anak dan tiga orang dewasa sebelum kemudian terseret ombak.

Berdasarkan keterangan yang didapat dari personel SAR pantai saat kejadian kecelakaan laut itu, kata Kapolres, baru terdapat petugas kebersihan di sekitar pantai, sementara personel SAR belum bersiaga karena masih persiapan di Posko SAR.

“Saya ambil keterangan secara singkat dari petugas yang ada di sini, katanya petugas pagi itu belum ada, hanya petugas kebersihan di pantai melihat ada yang tergulung ombak terus disampaikan ke Tim SAR untuk datang ke lokasi sekitar jam 09.30 WIB,” ujarnya.

Meski demikian, dia menerangkan, setelah mendapat laporan adanya rombongan wisatawan terseret arus, Tim SAR dari berbagai unsur di Bantul dan DIY, termasuk dari kepolisian menerjunkan personel guna membantu proses pencarian terhadap lima korban yang belum ditemukan.

“Personel yang diterjunkan sudah cukup banyak antara 50 sampai 75 orang ada,” tutupnya.

Tujuh wisatawan yang terseret ombak itu, dua orang yang telah ditemukan meninggal adalah Ulli Nur Rokhmi (Isteri Joko Widodo) berusia 28 tahun warga Cemoro, Tempel, Kabupaten Sleman DIY, dan Ahmad Nur Fauzi berusia 30 tahun warga Ngentak, Tempel, Sleman, DIY.

Sedangkan lima korban dalam pencarian adalah Joko Widodo (30) dan tiga orang putranya yaitu Muhammad Zafir Zakir Alfarizi (8), Muhammad Rizky Romadhon (7) dan Ahmad Chairul Fatah (4), kemudian Muhammad Zidan Abdori (8) putra Ahmad Nur Fauzi yang sudah ditemukan meninggal. [fik]

Next Post

Kebijakan Setengah Hati Cegah Resesi dari BLT Pekerja

Jakarta, Indonesia — Pemerintah akan menggelontorkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada pekerja bergaji di bawah Rp5 juta demi membantu mereka dalam menghadapi tekanan ekonomi akibat penyebaran virus corona. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan sudah menyiapkan anggaran Rp31 triliun untuk melaksanakan rencana tersebut. Menteri BUMN Erick Thohir membuka BLT akan diberikan ke 13 juta […]