Indonesia Pandemi Covid-19, Wamenag Imbau Takbiran Sambut Idul Fitri di Rumah Saja

Irene

Indonesia Pandemi Covid-19, Wamenag Imbau Takbiran Sambut Idul Fitri di Rumah Saja

Umat Islam segera meninggalkan Bulan Ramadan dan menyambut datangnya Idul Fitri 1441 H. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, mengajak seluruh umat Islam untuk mengisi malam Idul Fitri 1441 H dengan mengumandangkan takbir, tahmid dan tasbih sebagai rasa syukur kepada Allah SWT setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadan sebulan penuh.

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya (puasa) dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (takbir) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur., (QS Al-Baqarah 185),” tulis Wamenag Zainut lewat siaran pers diterima, Jumat (22/5).

Wamenag Zainut menjelaskan, ayat tersebut menjelaskan, ketika orang sudah selesai menjalankan ibadah puasa Ramadan, maka disyariatkan untuk mengagungkan Allah dengan bertakbir. Atas dasar ayat tersebut, sebagian ulama membolehkan takbiran di masjid, musala dan tempat-tempat lainnya.

“Menggemakan takbir pada malam Idul fitri merupakan salah satu amalan menghidupkan hari raya dan termasuk amalan istimewa sebagai penyempurna ibadah Ramadan,” jelas dia.

Tetapi, kata Zainut, mengingat kondisi saat ini sedang terjadi pandemi Covid-19, dia menganjurkan kumandang takbir dilakukan di rumah masing-masing demi menjaga keselamatan jiwa.

“Namun di saat terjadi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini kami menganjurkan untuk dilaksanakan di rumahnya masing-masing demi menjaga keselamatan jiwa kita semuanya,” kata Zainut melalui pesan singkat, Jumat (22/5).

Dia menambahkan, gema takbir di masjid, musala dan surau harus tetap dikumandangkan. Hal tersebut untuk menjaga syiar agama.

“Tetapi hanya dilakukan oleh 1 atau 2 orang saja,” kata Zainut.

Terakhir, Wamenag Zainut menambahkan, satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah giat menunaikan kewajiban zakat fitrah sebelum dilaksanakannya shalat Idul Fitri. Zakat fitrah hukumnya wajib bagi setiap pribadi muslim. Hal ini bertujuan untuk menyucikan jiwa dan sebagai bentuk kepedulian berbagi terhadap sesama manusia di hari raya.

“Sekali lagi kami mengajak kepada kaum muslimin semuanya untuk melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah masing-masing bersama keluarga, demi menjaga keselamatan jiwa kita semuanya. Selamat hari raya Idul Fitri 1441 H, mohon maaf lahir batin dan semoga Allah SWT merahmati dan meridloi kita semuanya,” kata Zainut menyudahi.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com [lia]

Next Post

Tunggu Komando Pusat, Banyuwangi Siapkan Skenario New Normal di Pelayanan Publik

Pemkab Banyuwangi menyiapkan skenario new normal bidang pelayanan publik dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan. “New normal bukan pelonggaran. Keseharian kita jelas tidak bisa kembali ke era sebelum pandemi Covid-19. New normal artinya kesehatan dan kebersihan menjadi pilar utama keseharian. Kita berupaya mencegah penyakit, sekaligus tetap produktif,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah […]