Dituduh Dukun Santet, Kakek 71 Tahun di Bali Ditebas Senjata Tajam

Irene

Dituduh Dukun Santet, Kakek 71 Tahun di Bali Ditebas Senjata Tajam

I Wayan Rika, warga Jalan Sutomo Gang Cendrawasih, Desa Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, sekarat usai ditebas sabit oleh Ismail (53) pada Sabtu (23/5) pukul 08.30 Wita. Peristiwa berdarah itu menimpa Kakek 71 tahun ini di Jalan Veteran. Tepatnya di depan Toko Bahagia, Kecamatan Denpasar Timur.

Kasubbag Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi mengungkapkan, kejadian itu terjadi karena pelaku menuduh korban sebagai dukun santet. Pelaku mencurigai korban telah menyantet iparnya yang kini menderita sakit.

Saat kejadian, korban sedang berjalan kaki menuju Lapangan Puputan Badung. Setibanya di tempat kejadian perkara, korban tiba-tiba ditebas pelaku menggunakan sabit pada bagian lehernya. Mendapat serangan tiba-tiba itu korban berlari ke tengah jalan sambil berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

“Saat itu pelaku terus mengejar korban. Lalu korban berlari ke Jalan Gatotkaca. Namun tetap dikejar pelaku sambil mengayunkan sabitnya. Di sana korban kembali ditebas pelaku mengenai pelipis kiri,” beber Iptu Sukadi.

Setelah menebas korban untuk kedua kalinya, pelaku kabur ke Jalan Sahadewa. Namun dikejar korban bersama warga sekitar yang melihat kejadian itu. Akhirnya pelaku ditangkap di Jalan Sahadewa sekitar 200 meter dari lokasi awal.

Karena dikepung warga, pelaku tak berkutik. Warga sekitar menyerahkan pelaku ke Pos Polisi di Jalan Diponegoro. Sementara korban dilarikan ke RSUD Wangaya untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepada polisi pelaku mengaku sakit hati karena menduga korban merupakan dukun santet yang mencelakai iparnya. Akibat kejadian itu korban mengalami dua luka tebasan pada bagian leher dan pipis sebelah kiri.

“Setelah diinterogasi di sana selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolsek Denpasar Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk sementara pelaku disangkakan dengan pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan,” ujarnya.

Reporter: Dewi Divianta
Sumber: Liputan6.com [noe]

Next Post

Anies Baswedan: Rayakan Lebaran Tahun ini dengan Teknologi

Seluruh umat muslim merayakan hari raya Idulfitri 1441 Hijriah dalam suasana berbeda. Tahun ini, Lebaran dirayakan di tengah pandemi Covid-19. Tradisi bersilaturahmi disiasati dengan beradaptasi pada teknologi. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak seluruh warganya disiplin dengan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya memutus rantai penularan virus Corona. […]