Cara Membuat Surat Lamaran Kerja, Cocok untuk Job Seeker

Irene

Di masa sekarang, mencari pekerjaan bukan lah hal yang mudah. Banyaknya pencari kerja yang tidak diimbangi dengan keahlian khusus menyebabkan munculnya pengangguran.

Salah satu yang harus diperhatikan dalam melamar suatu pekerjaan yaitu surat lamaran kerja. Etika, kalimat dan urutan penulisan pun harus diperhatikan dalam menulis surat lamaran kerja.

Terdapat beberapa langkah dalam menulis surat lamaran kerja. Dirangkum dari Liputan6 dan berbagai sumber, berikut ulasan lengkapnya.

1 dari 8 halaman

Tulis Nama dan Alamat Tujuan

Cara membuat surat lamaran kerja yang pertama yaitu menuliskan kepada siapa surat ditujukan dan alamat tujuan pengiriman surat. Tulis pula tanggal pembuatan surat di pojok kanan atas di surat lamaran kerja Anda.

Apabila tak mengetahui nama dari HRD perusahaan, Anda lebih baik mengosongkannya dan menuliskan dengan Yth. Bapak/Ibu saja. Hal ini untuk menghindari kesalahan penyebutan nama apabila informasi tidak valid.

Contoh:

Yogyakarta, 10 Juni 2020

Kepada

Yth. Bapak/Ibu

HRD PT. Maju Maju

Jl. Magelang No. 15, Yogyakarta

2 dari 8 halaman

Pembukaan dan Salam Hormat

Shutterstock/Sabino Parente

Setelah menulis nama dan alamat tujuan, selanjutnya, mulai lah untuk menulis pembukaan. Mulai lah dengan salam hormat terlebih dahulu.

Jangan lupa untuk menuliskan dari mana informasi lowongan pekerjaan Anda dapatkan, baik dari rekan, internet atau lainnya. Sebutkan pula jabatan yang Anda lamar.

Contoh:

Dengan hormat,

Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan yang disebarkan melalui situs Job, saya bermaksud mengajukan lamaran pekerjaan di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin untuk menempati bagian Administrasi di PT. Maju Maju

3 dari 8 halaman

Cantumkan Data Diri

Setelah menuliskan salam hormat dan pembuka, lanjutkan dengan mencantumkan data diri. Biasanya, data diri terdiri dari nama lengkap, alamat lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor telepon dan email.

Anda juga dapat menambahkan pendidikan terakhir yang ditempuh. Hal ini akan menjadi pertimbangan dan tambahan informasi untuk HRD.

Contoh:

Nama: Putri Amanda

Tempat, tanggal lahir: Yogyakarta, 11 Juni 1997

Telepon: 0857-8982-9203

Email: putriamanda6679@gmail.com

4 dari 8 halaman

Cantumkan Pengalaman Kerja dan Keahlian yang Dimiliki

Shutterstock/rangizzz

Pengalaman kerja dan keahlian merupakan salah satu nilai tambah saat seseorang melamar sebuah pekerjaan. Seseorang yang memiliki pengalaman kerja atau keahlian khusus akan lebih diperhitungkan di dunia kerja.

Apabila Anda seorang fresh graduate, Anda dapat memasukkan pengalaman ketika kerja praktik atau magang di suatu perusahaan atau instansi. Anda juga dapat mencantumkan pengalaman organisasi atau penghargaan yang pernah didapatkan. Tuliskan dalam bahasa yang singkat dan jelas.

Contoh:

Saya mampu bekerja dalam tim, memiliki komunikasi yang baik serta rasa ingin tahu yang tinggi. Semasa kuliah, saya terlibat aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan ekstrakulikuler. Saya aktif berorganisasi di Himpunan Mahasiswa Administrasi dan menjabat sebagai Sekretaris. Posisi yang saya ajukan sesuai dengan minat dan pengalaman kerja saya. Saya bahwa dengan kemampuan saya, saya akan menjadi anggota yang baik bagi perusahaan.

5 dari 8 halaman

Tulis Kata Penutup

Setelah selesai menuliskan surat lamaran, selanjutnya, tulis kalimat penutup yang singkat dan sopan. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih.

Contoh:

Besar harapan saya dapat mengikuti tes selanjutnya agar dapat menjelaskan lebih detail tentang kemampuan serta kompetensi yang saya miliki.

Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih

6 dari 8 halaman

Lampiran dalam Surat Lamaran Kerja

2018 Jobstreet.com

Selain menulis surat lamaran kerja, Anda pun harus melampirkan beberapa berkas sebagai nilai tambah. Berkas-berkas yang Anda lampirkan dapat menjadi pertimbangan perusahaan memilih karyawan.

Berikut beberapa berkas yang dapat Anda lampirkan :

a. Curriculum vitae (CV)
b. Pas foto terbaru
c. Fotokopi sertifikat pendukung
d. Fotokopi bukti pengalaman kerja (jika ada)
e. Portofolio

7 dari 8 halaman

Tanda Tangan dan Nama Lengkap

Jangan lupa untuk menuliskan tanda tangan dan nama lengkap setelah mengakhiri surat lamaran. Hal ini sebagai simbol hormat dan menghargai pimpinan atau HRD yang membaca surat lamaran tersebut.

Apabila Anda mengirim surat lamaran pekerjaan melalui e-mail, jangan lupa untuk mengubahnya menjadi bentuk PDF terlebih dahulu.

Contoh:

Hormat saya,

(Tanda Tangan)

Putri Amanda

8 dari 8 halaman

Tips Menulis Surat Lamaran Kerja

shutterstock.com/Luna Vandoorne

a. Jangan menulis ulang informasi yang telah ada di CV

Beberapa informasi yang telah ada di curriculum vitae jangan Anda tulis kembali di surat lamaran kerja. Tulislah pencapaian atau pengalaman Anda secara singkat dan jelas.

b. Sebutkan Kemampuan yang Terbaik

Dalam curriculum vitae, biasanya tertulis keahlian dan pengalaman kerja. Untuk itu, jangan sebutkan semua keahlian atau pengalaman kerja Anda lagi di surat lamaran kerja. Cukup tuliskan keahlian atau pengalaman kerja Anda yang terbaik.

c. Tunjukkan Kepribadian

Saat menulis surat lamaran kerja, perlihatkan kepribadian Anda. Tunjukkan bahwa Anda antusias dengan pekerjaan yang Anda lamar.

d. Perhatikan Paragraf Pertama hingga Akhir

Saat menulis surat lamaran kerja, jangan lupa untuk memperhatikan paragraf pertama dan terakhir. Gunakan bahasa yang padat dan jelas.

Pada paragraf pertama, gunakan bahasa yang jelas dan menjual. Sedangkan pada paragraf terakhir, gunakan kalimat yang tegas dan meminta mereka untuk menghubungi jika berkenan.

[add]

Next Post

Gantikan Wamen BUMN, Chatib Basri Terpilih Jadi Komisaris Utama Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau Bank Mandiri resmi mengangkat Chatib Basri sebagai Komisaris Utama menggantikan Kartika Wirjoatmodjo. Pengangkatan itu diputuskan dalam Rapat Umum Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (19/2). Seperti diketahui Kartika Wirjoatmodjo yang juga menjabat selaku Wakil Menteri BUMN 2 pada Selasa (18/2/2020) […]