Pendapatan Mitra Grab Naik 194 Persen, di Atas UMK Makassar

Farah

Pendapatan mitra UMKM yang tergabung Grab rata-rata naik 194 persen menjadi Rp5,7 juta per bulan. Nilai ini di atas Upah Minimum Kota Makassar 2020 Rp3,19 juta.

Jakarta, Indonesia —

Kehadiran Grab di Makassar disebut telah membantu meningkatkan kualitas hidup dan pendapatan mitra UMKM lokal. Hal ini merujuk hasil riset CSIS & Tenggara yang menemukan bahwa teknologi dan digitalisasi Grab meningkatkan pertumbuhan bisnis kecil dan menciptakan lapangan pekerjaan di luar platform Grab.

Bahkan UMKM yang tergabung Grab rata-rata mengalami peningkatan pendapatan hingga 194 persen menjadi Rp5,7 juta per bulan. Nilai ini di atas Upah Minimum Kota (UMK) Makassar 2020 sebesar Rp3,19 juta.

Tentu peningkatan ini membuat para mitra bisa menabung yang membuka akses keuangan lainnya, seperti produk investasi dan pinjaman.

Kepala Departemen Ekonomi CSIS Yose Rizal Damuri mengatakan sektor gig economy mempunyai peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi di Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar.

“Dari hasil riset, terlihat manfaat di berbagai aspek yang langsung dirasakan oleh sektor gig economy. Kami percaya platform Grab mampu mendukung menuju pemulihan ekonomi yang sempat diterpa oleh pandemi. Saat masyarakat sudah lebih banyak memanfaatkan teknologi dan bertransformasi digital, tentu akan membangun siklus dan ekosistem yang lebih baik,” ujarnya berdasarkan keterangan resmi, Kamis (13/8).

Program digitalisasi yang dihadirkan oleh Grab ini diharapkan akan membuat UMKM mulai sadar pentingnya digitalisasi. Dengan digitalisasi, UMKM membuat mereka lebih dekat dengan konsumen yang akhirnya akan dapat meningkatkan penjualan mereka untuk terus bertahan.”

Lihat juga:

Belanja di Grab, Dukung Pelaku untuk #TerusUsaha

Merujuk pada studi tersebut, Head of East Indonesia Grab Indonesia Halim Wijaya mengatakan pihaknya akan berupaya mempercepat digitalisasi UMKM Sulawesi Selatan melalui program #TerusUsaha, seperti yang telah dilakukan di berbagai kota di Indonesia sebelumnya.

“Solusi digitalisasi yang dihadirkan ini bukan hanya dapat membantu pelaku UMKM untuk bangkit, tapi juga mendorong munculnya UMKM baru di Sulawesi Selatan agar dapat memberikan kontribusi besar untuk perekonomian daerah,” ujar Halim.

Untuk itu, lanjut Halim, Grab akan fokus mendukung UMKM untuk mendapatkan kesempatan yang besar untuk maju dan berkembang menjadi usaha yang lebih besar. Sebab setiap usaha akan memiliki kontribusi nyata dalam perekonomian nasional.

“Rangkaian solusi yang diberikan kami harapkan dapat membantu lebih banyak orang mengubah susah jadi mudah dengan #TerusUsaha,” tutup Halim.

(fef)

[Gambas:Video ]

Next Post

Bayer and Hua Medicine announce commercialization agreement and strategic partnership for investigational first-in-class novel diabetes treatment dorzagliatin in China

Beijing and Shanghai, China, Aug 17, 2020 – (ACN Newswire) – Bayer and Hua Medicine, a leading innovative drug development company, today announced a commercialization agreement and strategic partnership for dorzagliatin, a novel diabetes treatment, in China. The agreement aims to provide Chinese diabetes patients with access to a new […]