Museum Louvre Abu Dhabi Bisa Dikelilingi Naik Kayak

Farah

Kemegahan arsitektur Museum Louvre di Abu Dhabi kini bisa dinikmati dengan tur kayak bersama pemandu wisata.

Jakarta, Indonesia —

Tak hanya berisikan benda seni berharga, Museum Louvre di Abu Dhabi juga dibangun dengan arsitektur yang indah.

Saat ini, ada cara baru untuk menikmati keindahan eksterior Museum Louvre di Abu Dhabi yang dikelilingi perairan berwarna biru turkis, yakni dengan tur kayak.

Tur kayak tersebut digelar oleh agen wisata Sea Hawk. Selama satu jam menjelang matahari terbit dan matahari terbenam, turis bakal diajak menjelajahi perairan yang mengelilingi Museum Louvre di Abu Dhabi dari atas kayak.

Pilihan Redaksi
  • Menjadi Solo Traveler Perempuan di Uni Emirat Arab
  • 8 Museum Sejarah Islam Termegah di Dunia
  • Haru dalam Penerbangan Perdana Israel ke Tanah Arab

“Sea Hawk dan Louvre Abu Dhabi memutuskan untuk meluncurkan tur saat matahari terbit dan terbenam karena ini adalah waktu yang populer untuk kegiatan rekreasi di wilayah tersebut,” kata Nikki Andrew, Direktur Penjualan dan Pemasaran Sea Hawk, seperti yang dikutip dari Lonely Planet pada Senin (14/9).

“Saat fajar dan senja, langit di sekitar Louvre berubah warna menjadi oranye dan merah muda. Itu menjadi latar belakang yang sempurna untuk melihat museum paling spektakuler di Timur Tengah.”

Dirancang oleh arsitek Prancis pemenang penghargaan arsitektur bergengsi Pritzker Prize, Jean Nouvel, Museum Louvre di Abu Dhabi dibuka dengan kemeriahan besar pada akhir 2017.

Galeri, yang menamakan dirinya ‘museum universal’ pertama di Timur Tengah, berisi koleksi kelas dunia yang melacak pencapaian artistik umat manusia dari era Neolitik hingga saat ini, yang dikelompokkan berdasarkan tema dan waktu, bukan berdasarkan lokasi geografis.

Tidak mengherankan, bangunan Museum Louvre di Abu Dhabi itu sendiri adalah sebuah karya seni, dan atap kubah geometris menjadi sorotan khusus.

Desain lapisan kisi dari hampir 8.000 bintang logam, yang menyaring sinar matahari untuk menciptakan ‘hujan cahaya’ yang tersebar di seluruh interior, dimaksudkan untuk membangkitkan perasaan berjalan melalui gang labirin medina, lingkungan kuno yang ditemukan di jantung kota-kota di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Selain tur hariannya, Sea Hawk juga menjalankan sesi tur kayak saat bulan purnama, sehingga turis dapat melihat eksterior putih Museum Louvre di Abu Dhabi yang berkilau bersinar di bawah cahaya bulan yang terang.

Setelah mendaftar tur kayak, turis akan disediakan jaket pelampung, pemandu, air kemasan, dan area ganti baju.

Tur kayak ini bisa diikuti turis berusia mulai dari enam tahun ke atas.

[Gambas:Instagram]

[Gambas:Video ]

Next Post

78 Perawat Meninggal di Masa Pandemi, Terbanyak di Jatim

Jakarta, Indonesia — Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mencatat ada 78 perawat meninggal selama masa pandemi Covid-19. Korban terbanyak berada di Jawa Timur. “Per data 14 September ada 78 perawat meninggal semenjak masa pandemi Maret,” ungkap Umum PPNI Harif Fadilah, melalui pesan teks, Selasa (15/9). Dari jumlah itu, 6 orang dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan […]