Kemendikbud Bakal Rapat Bahas Pakta Integritas Mahasiswa UI

Farah

Kemendikbud bakal menggelar rapat dengan salah satu agenda membahas polemik pakta integritas mahasiswa Universitas Indonesia tahun ajaran 2020/2021.

Jakarta, Indonesia —

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal menggelar rapat untuk membahas tentang pakta integritas untuk mahasiswa baru Universitas Indonesia tahun ajaran 2020/2021.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud, Paristiyanti Nurwardani, mengatakan rencananya rapat bakal digelar sekitar pukul 13.00 WIB.

“Ya kami kan masih akan rapat beberapa kebijakan, bukan hanya UI saja,” kata Paristiyanti kepada Indonesia.com, Minggu (13/9).

Disampaikan Paristiyanti, dalam rapat tersebut pihaknya juga akan membahas kebijakan-kebijakan lain yang terkait dengan program penerimaan mahasiswa baru oleh beberapa universitas.

Paristiyanti menyebut salah satu hal yang akan dibahas adalah terkait pakta integritas UI tersebut.

“Iya ada yang dari UI, ada yang dari Papua, nanti kami akan rapat dulu,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI menentang pakta integritas untuk mahasiswa baru tahun ajaran 2020/2021. BEM juga menyebut bahwa perjanjian di atas meterai itu bisa mengekang hak mahasiswa.

Lihat juga:

Kurikulum Baru Nadiem Dinilai Tak Pas Diterapkan saat Pandemi

Ketua BEM UI, Fajar Adi Nugroho, menjelaskan pakta integritas tersebut merupakan aturan baru yang diterapkan UI tahun ini dan wajib ditandatangani setiap mahasiswa baru.

Menurutnya, hal ini menjadi kontraproduktif, karena pada pakta tertulis mahasiswa menyetujui poin di dalamnya dan tanpa paksaan.

Tak hanya itu, BEM UI juga menyoroti sejumlah poin dalam pakta integritas tersebut. Antara lain, aturan mahasiswa tidak boleh terlibat dalam politik praktis yang mengganggu tatanan akademik dan bernegara, tidak boleh melakukan kegiatan kelompok yang tidak mendapat izin resmi pimpinan fakultas atau kampus, dan sebagainya.

“Kami menentang segala hal yang mengekang hak-hak mahasiswa, dan meniadakan perlindungan terhadap hak-hak mahasiswa dan mematahkan semangat kampus merdeka yang membebaskan mahasiswa dalam proses belajar,” kata Fajar kepada Indonesia.com, Sabtu (12/9) kemarin.

(dis/ayp)

[Gambas:Video ]

Next Post

Lakorn, Pembuka Cara Pandang, dan Jalan Popularitas

Jakarta, Indonesia — Drama Thailand menjadi salah satu hiburan yang cukup digandrungi di Asia selain drama Korea. Beberapa di antaranya yang belakangan cukup populer yakni seperti Girl From Nowhere, Bad Genius the Series, hingga 2gether. Namun di balik ketenaran yang menyebar ke berbagai penjuru, drama yang juga dikenal dengan sebutan […]