HNW: Jangan Kaburkan Penusuk Syekh Ali Jaber Orang Gila

Farah

Politikus PKS Hidayat Nur Wahid meminta kepolisian tak mengaburkan pelaku penusukan ulama kondang Syekh Ali Jaber sebagai orang gila.

Jakarta, Indonesia —

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid meminta kepolisian tak mengaburkan pelaku penusukan ulama kondang, Syekh Ali Jaber sebagai orang gila.

“Jangan kaburkan pelakunya sebagai ‘orang gila’,” ujar Hidayat melalui akun Twitter @hnurwahid, Senin (14/9).

Dari keterangan kerabat, pelaku penusukan berinisial AR (26) itu disebut sempat mengalami depresi. Namun polisi belum menyimpulkan bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa karena masih dapat menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan petugas.

Hidayat mengatakan, dari unggahan foto netizen di media sosial terlihat pelaku AR masih bisa beraktivitas. Dari unggahan foto tersebut, terlihat pelaku tengah berswafoto dan makan bakso.

“Netizen saja bisa mengunggah foto-foto si penusuk lagi selfi ria dan makan bakso pula,” katanya.

Wakil Ketua MPR itu meminta agar polisi mengusut tuntas dan menjatuhkan sanksi tegas pada pelaku. “Polisi agar usut tuntas, berikan sanksi keras, agar negara hukum tegak dan umat tidak selalu cemas,” ucapnya.

Polisi diketahui telah menetapkan pelaku AR sebagai tersangka penusukan terhadap Syekh Ali Jaber. Proses hukum di kepolisian disebut bakal terus berjalan meski ada pengakuan dari kerabat bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa.  

Pelaku terancam hukuman lima tahun penjara atas tindakan penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.

Lihat juga:

Penusuk Syekh Ali Jaber Terancam Lima Tahun Penjara

Pelaku yang berusia 26 tahun itu diketahui tiba-tiba berlari naik ke atas panggung dan menusuk Syekh Ali Jaber mengunakan senjata tajam jenis pisau. Saat itu, sang Dai sedang melakukan tanya jawab dengan dua orang hafidz quran.

Beruntung Syekh Ali Jaber langsung mengelak, sehingga tusukan pisau pelaku hanya mengenai lengan kanannya.

Saat kejadian, Syekh Ali Jaber tengah mengisi acara ceramah di Masjid Afaludin Tamin Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, Minggu 13 September 2020 sore sekitar pukul 16.30 WIB.

(psp)

[Gambas:Video ]

Next Post

FOTO: Neymar Diusir Wasit, PSG vs Marseille Hujan Kartu Merah