Faisal Basri Kritik Aturan Awal Pandemi: Bukan Tangani Corona

Farah

Faisal Basri menilai aturan hukum di awal pandemi, seperti Perppu 1/2020, tidak solutif dalam penanganan penyakit covid-19. Namun, condong ke keuangan.

Jakarta, Indonesia —

Faisal Basri, ekonom senior Indef, mengkritik aturan hukum yang muncul di awal pandemi yang dinilai tidak solutif dalam penanganan penyakit covid-19 atau virus corona.

Salah satunya, ia menyebutkan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 yang disahkan menjadi UU Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona dan/atau dalam rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional.

Menurut Faisal, payung hukum tersebut lebih condong mengamankan keuangan dan perbankan ketimbang masalah kesehatan.




“Perppu 1/2020 ini bukan tentang menangani covid-19 secara extraordinary (luar biasa). Melainkan, untuk mengantisipasi masalah covid-19 merembet ke sektor keuangan dan perbankan,” ujarnya dalam seminar nasional evaluasi 6 bulan, mengutip Antara, Sabtu (12/9) malam.

Padahal, seharusnya, pemerintah mengeluarkan regulasi yang dapat menangani covid-19 secara luar biasa. Misalnya, sambung dia, perppu agar alat pelindung diri (APD) bisa diproduksi oleh industri otomotif yang saat ini produksinya sedang anjlok.

“Macam-macam (perppu) yang semacam itu,” tegas Faisal.

[Gambas:Video ]

Selain itu, ia kembali mengkritisi struktur pejabat yang mengisi organisasi Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang dinilai condong pada penanganan perekonomian.

“Kita lihat ketuanya Menko Perekonomian. Kemudian, wakil ketua ada Menteri Keuangan. Lalu, ketua pelaksananya ada Menteri BUMN,” tutur dia.

Persoalan lain, Gugus Tugas Covid-19 yang sebelumnya bertanggung jawab langsung kepada Presiden, sekarang bertanggung jawab kepada Menteri BUMN.

Lihat juga:

Tips untuk Pekerja: Cara Menghemat Uang Operasional saat PSBB

(bir)

Next Post

Kebakaran Unit Apartemen Cakung Diduga karena Puntung Rokok

Jakarta, Indonesia — Kebakaran terjadi di sebuah unit di Apartemen Sentra Timur Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (13/9) sekitar pukul 05.40 WIB. Kasi Operasional Damkar Jaktim Gatot Sulaeman mengatakan upaya pemadaman dilakukan sejak pukul 05.53 WIB dengan mengerahkan 10 unit mobil damkar dan 40 personel. “Akhir pemadaman pukul 07.00 WIB,” kata Gatot […]