Demo Mahasiswa Polman Ricuh Tersulut Kata ‘Bodoh’ Bupati

Farah

Demonstrasi mahasiswa di Polewali Mandar berlangsung ricuh setelah tersulut Bupati yang menyebut mereka bodoh.

Jakarta, Indonesia —

Demonstrasi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Kamis (6/8) berlangsung ricuh. Mahasiswa tersulut emosi saat Bupati Polewali Mandar menyebut mereka bodoh.

“Kami dan organisasi kami dikatakan bodoh,” teriak salah satu orator mahasiswa HMI, dikutip dari siaran Indonesia TV, Jumat (7/8).

Aksi demonstrasi ini berlangsung di Taman Sport Centre, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar. Saat kericuhan, para mahasiswa beradu dan saling dorong dengan petugas Satpol PP yang menghalau mereka.

Mahasiswa membawa beberapa tuntutan aspirasi yakni menuntut Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar memperbaiki fasilitas dan pelayanan di RSUD Polewali Mandar. Selain itu, mereka juga menuntut Bupati memperbaiki kinerja Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Polewali Mandar yang dinilai tidak bertugas secara maksimal dalam menangani rentetan kasus virus corona.

Mereka juga meminta Bupati mencopot Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Polewali Mandar dan menunjuk pejabat definitif.

Sementara itu, Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar membantah ia menyebut organisasi mahasiswa itu bodoh.

Lihat juga:

Polisi Akui Kesulitan Usut Kasus Mahasiswa Kendari Tewas

Ia menyampaikan, pernyataan ‘bodoh’ itu keluar karena dirinya tidak senang terhadap sikap mahasiswa yang dianggap tak sopan saat menyampaikan aspirasi.

“Langsung dia [seorang mahasiswa] mau membelokkan ‘lihat saudara, HMI dikatakan bodoh’, kapan saya mengatakan HMI itu bodoh? saya juga tahu organisasi. Saya hanya bilang ‘Kau bodoh’, tapi saya bicara dia juga bicara. Untuk apa lagi dia bicara sementara tuntutannya sudah ada sama saya,” kata Andi.

Adik kandung Gubernur Sulawesi Barat ini juga menyesalkan sikap mahasiswa yang ia nilai tidak sopan. Andi menyebut para mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya sempat merokok saat berbicara padanya. Hal itu membuatnya miris terhadap kelakuan beberapa mahasiswa zaman sekarang.

“Begitukah namanya organisasi yang sopan dan baik? Kan, tidak begitu. Sudah bagus-bagus ini Bupati mau terima, kok begini? Sudah tiga kali saya terima, sudah dari pagi saya tunggu, bagaimana saya tidak hargai dia?” kata Andi.

Lihat juga:

Mahasiswa Unkhair DO Usai Demo Papua Kini Dijerat Pasal Makar

(khr/pmg)

[Gambas:Video ]

Next Post

Kemasan Makanan Cepat Saji Ditemukan Picu Berbagai Penyakit

Jakarta, Indonesia — Plastik pembungkus makanan, seperti burger, di restoran cepat saji ditemukan mengandung bahan kimia beracun yang bisa berbahaya untuk kesehatan. Hal itu ditemukan dalam sebuah penelitian anyar yang digagas kelompok advokasi lingkungan Toxic-Free Future dan Mind the Store. Laporan berjudul “Packaged in Polution: Are Food Chains Using PFAS […]