Cianjur Siap Promosi ‘Kabupaten Sejuta Curug’

Farah

Selain beragam curug, Kabupaten Cianjur juga siap mempromosikan wisata pantai dan waduk yang ada di kawasannya.

Jakarta, Indonesia —

Selain Curug Citambur dan Curug Cikondang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, berencana mengembangkan obyek wisata air terjun lainnya yang tersebar di sejumlah kecamatan di wilayah utara hingga
selatan.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Cianjur, Yudi Ferdinan, mengatakan bahwa pengembangan tersebut termasuk pembangunan sarana dan prasarana yang layak untuk kenyamanan serta keselamatan wisatawan, terutama di masa era baru pandemi virus corona.

Ia menjelaskan, pihaknya akan segera mempromosikan obyek wisata baru air terjun yang sudah mendapat rekomendasi dan segera mendapat bantuan pengembangan dari Pemprov Jabar dan Pemkab Cianjur dalam waktu dekat, seperti Curug Citambur di Kecamatan Pasirkuda, Curug Cikondang di Kecamatan Campaka, Curug Ngebul di Kecamatan Pagelaran, termasuk curug lainnya di Kecamatan Sukanagara, Kadupandak, Tanggeung hingga Kecamatan Naringgul.




Pilihan Redaksi
  • Curug Ngebul Jadi Primadona Baru di Cianjur
  • 8 Tempat Wisata Alam dari Sunrise ke Sunset di Purwakarta
  • Cikondang dan Citambur, Dua Pilihan Curug di Cianjur

Obyek wisata air terjun yang sebagian besar terletak di wilayah selatan itu, sudah banyak dikunjungi wisatawan baik dalam dan luar negeri.

“Bahkan semboyan ‘Kabupaten Sejuta Curug’ akan kami sisipkan dalam promosi wisata ke depan, karena masih banyak obyek wisata air terjun yang menunggu untuk dikembangkan dan dipromosikan di Cianjur dengan nilai jual yang tidak kalah dengan air terjun yang sudah dikenal kalangan luas,” katanya, seperti yang dikutip dari ANTARA pada Kamis (10/9).

Ia menuturkan, untuk penataan dalam waktu dekat juga akan dilakukan di obyek wisata pantai yang masuk dalam pengelolaan pemerintah daerah seperti Pantai Jayanti, Pantai Sereg, Pantai Apra, serta Waduk Jangari dan Waduk Cirata yang banyak dikunjungi wisatawan asing pada bulan-bulan tertentu.

“Untuk menggenjot kembali angka kunjungan ke Cianjur, kami akan membangun sarana dan prasarana penunjang agar wisatawan dapat menghabiskan waktu berlama-lama di Cianjur,” katanya.

Bagi yang hendak berwisata ke curug pada akhir pekan, salah satu yang perlu diperhatikan ialah soal keselamatan.

Curug biasanya berada di kaki gunung atau bukit yang memerlukan pendakian menuju ke sana, sehingga pastikan datang dengan pakaian yang nyaman dan dalam cuaca yang ceraH. Kalau kurang yakin, datanglah bersama pemandu.

Saat cuaca berubah mendung, sebaiknya segera keluar dari curug, karena debit air bisa saja tinggi. Pastikan bisa berenang sebelum menceburkan diri di dalamnya.

(ANTARA/ard)

[Gambas:Video ]

Next Post

Ratusan Kios di Pasar Cipluk Jakut Dilalap Si Jago Merah

Jakarta, Indonesia — Ratusan kios dan rumah di Pasar Cipluk, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara,¬†mengalami¬†kebakaran pada Kamis (10/9) Pukul 23.05 WIB malam. Tercatat 120 kios dan 10 rumah warga setempat, tepatnya di Jalan Rawa Bebek RT 12 RW 11 menjadi korban amukan si jago merah. “Tidak ada korban jiwa, yang terdampak […]