Bali Punya Empat Destinasi Desa Wisata Baru

Farah

Bertambah lagi pilihan wisata edukasi dan budaya di Bali, dengan ditetapkannya empat desa wisata baru di Kabupaten Gianyar.

Jakarta, Indonesia —

Bertambah lagi pilihan wisata edukasi dan budaya di Bali, dengan ditetapkannya empat desa wisata baru di Kabupaten Gianyar.

Kadis Pariwisata Gianyar AA Putrawan menyerahkan langsung surat keputusan Penetapan Desa Wisata tahun 2020 untuk Desa Manukaya, Desa Tampaksiring, Desa Sayan, Desa Bedulu di Taman Prakerti Buana Desa Beng Gianyar, Selasa (11/8).

Dalam acara yang sama, Kelurahan Beng juga ditetapkan sebagai kelurahan baru.

Pilihan Redaksi
  • 4 Habitat Asli Kawanan Lumba-lumba di Indonesia
  • Masjid Tertua di Bali yang ‘Selemparan Batu’ dengan Pura
  • Ritual Penguburan Trunyan di Pulau Tengkorak kala Pandemi

Dengan ditetapkannya sebagai desa wisata, masyarakat diharapkan dapat mengangkat potensi atau kearifan lokal di masing-masing desa, baik berupa potensi keindahan alam maupun seni budaya.

“Saya harap penambahan desa wisata dan kelurahan ini sebagai serana pengembangan usaha ekonomi bersama yang secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan asli desa,” kata Kadis Pariwisata Gianyar AA Putrawan, seperti yang dikutip dari ANTARA.

Penetapan sebuah desa atau kelurahan menjadi desa wisata harus melalui beberapa tahapan, seperti pihak desa mengajukan permohonan ke pemerintah dengan menyerahkan data potensi dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Selanjutnya Dinas Pariwisata bersama Tim Verifikasi Desa Wisata akan turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi.

Jika desa yang bersangkutan telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan, akan ditetapkan menjadi desa wisata melalui Keputusan Bupati Gianyar.

Bali, Indonesia - May 6, 2013: Worshippers make an offering at the Tirta Empul Temple in Bali, Indonesia.Desa Tampaksiring. (istockphoto/ImpaKPro)

Ada banyak desa wisata di Bali yang sudah mendunia, seperti Desa Panglipuran yang terkenal bebas polusi dan sampah, Desa Trunyan dengan tradisi penguburan di pohon, Desa Ubud yang alamnya masih asri, hingga Desa Jatiluwih yang sudah masuk daftar Situs Warisan Sejarah Dunia UNESCO.

Jangan hanya datang ke desa wisata untuk selfie. Karena di sini turis juga bisa mendalami tradisi dan budaya orang Bali yang kaya makna.

Belum lagi mempelajari arsitektur khas Pulau Dewata yang berusaha dekat dengan keseimbangan alam.

Bagi turis yang ingin berwisata ke desa wisata Bali, hendaknya datang dengan pemandu wisata lokal, sehingga penuturan cerita dari tiap desa bisa tersampaikan dengan baik.

(ANTARA/ard)

[Gambas:Video ]

Next Post

Huijing Holdings Limited Announces Positive Profit Alert for 2020 Interim

HONG KONG, Aug 13, 2020 – (ACN Newswire) – Huijing Holdings Company Limited (“Huijing Holdings” or the “Group”; Stock code: 9968), an integrated residential and commercial property developer in the PRC with a foothold in the Greater Bay Area, has today announced that it expects to record a period-on-period increase […]