Berbeda dengan Xiaomi-Oppo, Realme Klaim ‘Kebal’ Virus Corona

Farah

Jakarta, Indonesia — Realme mengatakan virus novel corona alias Coved-19 tidak mempengaruhi pasukan ponsel di Indonesia. Realme menyatakan virus corona tak mengganggu stok ponsel maupun produksi ponsel.

Vendor ponsel asal China itu bahkan mengumumkan sedang memboyong ponsel terbaru Realme C3 ke Indonesia dan akan meluncurkan Realme X50.

“Sekarang saja kita bisa merilis produk C3 ini. Jadi masih aman. X50 juga dipastikan aman, karena X50 sudah jauh jauh hari,” Public Relations Manager Realme, Krisva Angnieszca, kepada awak media di bilangan Melawai, Jakarta Selatan, Jumat (14/2).

Krisva juga menjelaskan virus corona tak mempengaruhi stok ponsel Realme karena Realme sudah memiliki pabrik di daerah Mauk, Tangerang.

Krisva mengatakan pabrik perakitan ponsel memang masih mengambil komponen ponsel dari luar negeri, tapi mayoritas komponen berasal dari luar negeri.

“Di Indonesia sih saat ini tidak. Virus corona sendiri kita tidak ada kendala dalam produksi maupun stok. Karena kita kan sudah ada pabrik di Tangerang jadi kami aman hingga sampai saat ini tidak ada kendala,” ujarnya.

Sama dengan Realme, sebelumnya Samsung Indonesia juga menyatakan virus Coved-19  tak mempengaruhi pasokan ponsel di Indonesia. Samsung mengatakan sudah mengantisipasi dengan menyiapkan stok produk ponsel.

Strategy Analytics mengungkapkan pengiriman ponsel cerdas di China akan menurun 30 persen pada kuartal pertama (Q1) 2020 akibat virus corona.

[Gambas:Video ]

Berbeda dengan Realme, dua vendor ponsel China, Xiaomi dan Oppo mengaku produksi ponsel mereka di Indonesia juga ikut terkena dampak wabah virus corona.

Keduanya mengakui bahwa ada keterlambatan manufaktur dan ada beberapa perangkat baru yang harus diatur ulang jadwal peluncurannya.

“Sebagai salah satu dampak dari wabah coronavirus, telah terjadi perpanjangan libur Tahun Baru Imlek di RRT yang memungkinkan terjadi penundaan dalam pekerjaan manufaktur, di mana saat ini kami sedang memantau berbagai perkembangan dengan seksama, memprioritaskan supply dan meminimalisir hal tersebut,” kata perwakilan Xiaomi kepada Indonesia.com, Rabu (12/2).

Lihat juga:

Pemerintah Siapkan Skenario Jika Virus Corona Masuk Indonesia

Sementara itu, Public Relation Oppo Indonesia Aryo Meidianto menuturkan meskipun ada beberapa perangkat baru Oppo yang harus mundur tanggal peluncurannya tetapi dia memastikan ponsel Oppo Find X akan tetap diperkenalkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Sebenarnya agak bingung kalau berbicara terkena dampak atau tidak, memang ada beberapa produk untuk tanggal peluncurannya sedikit mundur dari timeline. Tetapi ada beberapa produk yang dari sana [China] masuk [ke Indonesia], yang dalam beberapa hari lagi ingin dipasarkan,” tutur Aryo.

Lihat juga:

Jokowi Minta Masyarakat Terima Kepulangan WNI dari Natuna

(jnp/DAL)

Next Post

Kemenkeu Bakal Asuransikan 10 Gedung Pemerintah Tahun Ini

Jakarta, Indonesia — Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana untuk mengasuransikan 10 gedung kementerian dan lembaga (K/L) pada tahun ini. Asuransi tersebut dilakukan sebagai tindak pengamanan untuk gedung pemerintah yang berada di wilayah rentan bencana alam. Direktur Barang Milik Negara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Encep Sudarwan […]