Arus Balik, Polisi Siapkan Buka Tutup Rest Area KM 62 dan 42

Farah

Dirlantas Polda Jabar mengatakan demi mengantisipasi arus balik Iduladha, salah satu persiapan adalah mekanisme buka tutup Rest Area, terutama KM 62 dan KM 42

Bandung, Indonesia —

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menyiapkan strategi untuk mengantisipasi arus balik hari raya Iduladha 1441 H. Puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada hari ini, Minggu (2/8).

Direktur Ditlantas Polda Jabar Komisaris Besar Eddy Djunaedi mengatakan salah satu rekayasa yang akan dilakukan adalah sistem buka tutup di Tempat Istirahat (Rest Area) ruas jalan tol Cikampek-Jakarta. Selain itu, sambungnya, seluruh pengamanan telah disiagakan pada jalan tol, jalan arteri, jalur selatan dan jalur puncak.

“Prediksi peningkatan arus balik mudik dimungkinkan terjadi di rest area KM 62 ataupun di KM 42 karena volume kendaraan yang akan cukup padat sehingga kemungkinan akan diberlakukan buka tutup area secara situasional,” ujar Eddy, Minggu (2/8).

Sebelumnya pada Sabtu (1/8), Ditlantas Polda Jabar bersama jajaran Polres Karawang dan Jasa Marga menggelar kesiapan pengamanan arus balik Iduladha 1441 H.

Penggelaran kekuatan pengamanan arus balik mudik di rest area KM 62 B Karawang sebagai persiapan kekuatan pengamanan dan cara bertindak dalam antisipasi arus balik mudik yang diprediksi terjadi peningkatan arus lalu lintas di Tol Cikampek menuju Jakarta.

Eddy menuturkan, pada pengamanan arus balik kali ini, jika dipandang perlu ada beberapa tempat yang akan diberlakukan rekayasa lalu lintas lawan arah (contraflow). Sistem contraflow sebelumnya juga dilakukan pada puncak arus mudik Iduladha 1441 H pada Kamis (30/1) malam hingga Jumat (31/1) pagi.

“Di samping itu telah disiagakan penempatan anggota dalam rangka kesiapan pengamanan arus balik mudik Iduladha,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Indonesia.com pada Minggu pagi, arus balik Iduladha di ruas tol Cipali menuju Jakarta dan tol Cikampek-Jakarta relatif ramai lancar tanpa terjadi penyendatan.

Berbeda pada puncak arus mudik Iduladha pada Kamis (31/7) malam-Jumat (31/7) pagi pekan lalu, di mana kepadatan terjadi di ruas tol Jakarta-Cikampek termasuk di tol Cipali. Kepadatan terjadi karena penumpukan kendaraan, termasuk yang gagal masuk Rest Area akibat sudah penuh. Alhasil, banyak pengemudi yang terpaksa memilih beristirahat di pinggir jalan tol.

Di satu sisi, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi puncak peningkatan volume lalu lintas kendaraan yang menuju Jakarta akan terjadi pada Minggu (2/8).

Untuk menghindari kepadatan yang berpotensi terjadi di hari ini, dalam keterangan persnya kemarin, Operation Management & Maintenance Group Head Jasa Marga Pratomo Bimawan Putra mengimbau pengguna jalan agar menghindari waktu yang bersamaan untuk kembali ke Jakarta.

Bima menjelaskan, dari total kendaraan yang akan kembali ke Jakarta tersebut, mayoritas berasal dari arah Timur, atau berasal dari Jalan Tol Trans Jawa.

“Hampir setengahnya, lalu lintas menuju Jakarta berasal dari arah Timur. Jika saat kembali ke Jakarta pengguna jalan terkonsentrasi hanya dalam satu hari, potensi terjadinya kepadatan Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jakarta Cikampek II Elevated sangat tinggi karena jalan tol tersebut merupakan akses utama untuk pengguna jalan dari arah Timur menuju wilayah Jabotabek,” ujar dia.

Selain itu, Bima juga mengimbau pengusaha angkutan barang/logistik agar dapat menunda kegiatan hingga periode empat hari libur panjang Hari Raya Iduladha 1441 H usai.

Titik-titik kepadatan yang perlu diantisipasi oleh pengguna jalan yang menuju arah Jakarta di Jalan Tol Jakarta-Cikampek diantaranya adalah pertemuan lajur Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah di KM 48. Selain itu, di titik-titik jelang rest area.

Lihat juga:

Kemenhub Larang Truk Lewat Tol Saat Arus Balik Iduladha

(hyg, kid)

[Gambas:Video ]

Next Post

VIDEO: Jemaah Haji Lempar Jumrah Gunakan Kerikil Steril