Anggota Positif Corona, 180 Jemaah Gereja AS Cemas Tertular

Farah

Anggota Positif Corona, 180 Jemaah Gereja AS Cemas Tertular

Jakarta, Indonesia — Sebanyak 180 jemaah gereja di negara bagian California, Amerika Serikat, terancam terpapar virus corona (Covid-19) setelah seseorang yang dinyatakan positif mengikuti misa pada Hari Ibu beberapa waktu lalu.

Seperti dilansir , Senin (18/5), menurut laporan Dinas Kesehatan Butte County, California, pada Jumat pekan lalu, individu tersebut dinyatakan positif virus corona sehari setelah menghadiri misa dan saat ini diisolasi di rumah.

Mereka lantas mengontak para jemaah yang menghadiri misa, dan meminta untuk melakukan karantina mandiri. Para petugas kini sedang berusaha memeriksa jemaah tersebut satu-persatu.

“Sampai saat ini, lembaga yang menggelar kegiatan keagamaan secara individu atau dan berkumpul mempertaruhkan keselamatan dan keamanan jemaah, masyarakat umum dan kemampuan pemerintah daerah terhadap risiko yang sangat besar,” kata Kepala Dinas Kesehatan Butte County, Danette York.

Menurut data Sekolah Kedokteran Universitas Johns Hopkins sampai Minggu (17/5) kemarin, tercatat ada 78.800 kasus virus corona di negara bagian California. Sebanyak 3.200 orang di antaranya meninggal.

Gubernur California, Gavin Newsom, sejak Maret lalu sudah melarang kegiatan yang mengundang keramaian, termasuk ibadah di gereja, serta mewajibkan para penduduk tetap berada di rumah untuk sementara.

Lihat juga:

Obama Kembali Kritik Penanganan Virus Corona di Amerika

Meski saat ini negara bagian California mencabut larangan tersebut bagi beberapa kegiatan, tetapi kegiatan ibadah secara berjemaah masih tetap dilarang untuk sementara.

Kejadian ini juga memperlihatkan pertentangan yang terjadi antara pemerintah negara bagian dan kelompok umat beragama. Sejumlah jemaah gereja di AS tetap nekat menggelar misa, meski memang di beberapa negara bagian tidak dilarang, dan mengabaikan anjuran untuk tetap berada di rumah.

Dinas Kesehatan Butte County juga mengecam tindakan kelompok keagamaan yang tidak mengindahkan imbauan pemerintah daerah.

Peristiwa yang sama juga terjadi di Sacramento County pada April lalu, dimana 71 jemaah sebuah gereja yang nekat menggelar misa akhirnya tertular virus corona.

[Gambas:Video ]

Seorang hakim di negara bagian North Carolina juga membatalkan keputusan Gubernur Roy Cooper yang melarang sementara kegiatan di rumah ibadah, dengan alasan melanggar hak-hak penduduk yang dijamin undang-undang dasar.

Cooper menyatakan membolehkan kegiatan keagamaan di luar ruang, tetapi membatasi jumlah jemaah dan harus menjaga jarak satu dengan lainnya. (ayp/ayp)

Next Post

Harga Cabai Merah Keriting Naik 31,3 Persen Jadi Rp35 Ribu

Jakarta, Indonesia — Rata-rata harga cabai merah keriting di pasar tradisional tercatat Rp35.450 per Kilogram (Kg) pada Senin (185). Rerata harga cabai tersebut melonjak 31,3 persen dalam sepekan terakhir. Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada pukul 10.00 WIB, harga tertinggi cabai merah keriting terjadi di Kota Jayapura, Papua sebesar Rp83.350 […]